Connect with us

Politik

Kisruh PAN Kota Malang Diklaim Berakhir Oleh Lookh Mahfudz

Diterbitkan

,

Kisruh PAN Kota Malang Diklaim Berakhir Oleh Lookh Mahfudz
SK DPP PAN 31 Mei 2021 menunjuk Lookh Mahfudz (tengah) sebagai Ketua DPD Kota Malang. (foto : istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Ketua DPD terpilih versi SK DPP 31 Mei 2021, Lookh Mahfudz mengklaim kisruh PAN Kota Malang sudah selesai.

Lookh mengklaim bahwa yang terjadi dua hari belakangan ini adalah misinformasi.

“Ini karena misinformasi ya. Informasi yang benar bahwa DPP telah menetapkan SK, ya SK ini yang sekarang. Itu sudah final,” kata Lookh kepada Kabarmalang.com, Senin (30/8).

Kabar Lainnya : Forum Cabang Menolak SK Penunjukan Ketua DPD PAN Kota Malang.

Sebelum ini, Kabarmalang memberitakan bahwa Forum Cabang dan Ranting PAN Kota Malang menolak penunjukan SK Ketua DPD PAN Kota Malang.

Hal ini setelah Lookh Mahfudz menerima SK dari DPP untuk penunjukannya sebagai Ketua DPD PAN Kota Malang 2020-2025.

Namun, Lookh mengklaim sudah bertemu dengan pihak-pihak yang menolak penunjukannya sebagai ketua.

“Sudah tadi ketemu dengan tiga orang itu dan sepakat sejalan. Nanti kita rapat besar tanggal 1 (September),” tambahnya.

Dalam pertemuan itu, dia mengklaim sejumlah hal. Pertama, DPC dan DPRT itu belum ada SK. Sementara, yang punya SK itu DPD PAN.

DPP tanda tangani SK 31 Mei. Kemudian, DPP menyerahkannya ke DPD 25 agustus 2021. Jadi ini harus jelas. Wajar mereka menanyakan karena SK tersebut secara fisik baru penyerahan tanggal 25 Agustus,” sambungnya.

Selanjutnya, Lookh juga menjelaskan bahwa mekanisme di pemilihan atau DPD PAN itu berdasarkan musyawarah anggota formatur dengan penetapan DPP.

Ada 5 orang anggota formatur yang bermusyawarah menyusun struktur kepengurusan.

“Nah hasil dari musyawarah formatur itu bersifat usulan kepada DPP atas rekomendasi DPW. Karena bersifat usulan, dan keputusan final ada di DPP,” ringkasnya.

DPP menetapkan 5 formatur. Jadi 5 anggota formatur itu antara lain Lookh Mahfudz, Eko Hadi Purnomo, Pujianto, Ferry Adha dan Ada Muhlis.

Maka, menurut Lookh, mereka salah persepsi sehingga menimbulkan kisruh DPD PAN Kota Malang.

Karena, sejak awal PAN memang sudah bermusyawarah untuk menyusun struktur organisasi.

Dalam aturan AD/ART, anggota bermusyawarah untuk mengusulkan struktur ketua sampai pengurus.

Keputusan final tetap ada di DPP.

“Keputusan dari 5 formatur, yang pertama Lookh Mahfudz sesuai struktur SK sekarang. Jadi yang diusulkan kemarin itu tiga nama, Pujianto, saya dengan pak Eko masuk usulan semua. Hasilnya ya SK ini,” tutupnya.(fir/yds)

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com