Edukasi
Prodi Ilmu Komunikasi UMM Raih Sertifikasi Internasional AUN-QA

KABARMALANG.COM – Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru saja meraih sertifikasi dari ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA).
Kaprodi Komunikasi UMM, M Himawan Sutanto membenarkan. Ini merupakan satu-satunya prodi komunikasi kampus swasta di Indonesia yang memperoleh pengakuan secara internasional ini.
“Capaian kali ini merupakan yang terbaru. Sebelumnya, prodi kami telah tiga kali berturut-turut memperoleh Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT),” ujar Himawan, Minggu (20/5).
“Selain itu mahasiswanya juga terus mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” sambungnya.
Komunikasi UMM meraih sertifikasi AUN QA setelah melalui proses yang panjang. Bagi Komunikasi UMM, semua persyaratan sebenarnya sudah memenuhi syarat tinggal secara administratifnya saja.
Pengumpulan berkas dan dokumen sebagai bukti pelaksanaan reformasi kurikulum, tracing studi pada para alumni dan pemangku kepentingan.
Lalu terkait kerjasama dengan dunia industri dan dunia usaha, serta kesesuaian antara visi misi dengan implmentasi pembelajaran.
Lebih lanjut Himawan mengatakan prodinya memiliki beberapa keunggulan. Yakni sebagai prodi terakreditasi A tiga kali berturut-turut. Sekaligus sebagai prodi Komunikasi terbaik versi Majalah Mix Marketing.
“Plus para mahasiswanya yang mengukir prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Sekprodi Komunikasi UMM Widiya Yutanti sepakat. Keunggulan lainnya dari prodi komunikasi UMM yaitu memelopori praktikum mahasiswa dengan real client dari kalangan industri maupun dunia bisnis.
Dalam hal ini mahasiswa harus mampu memperoleh pengakuan dari stakeholder sungguhan secara langsung melalui praktikum.
“Kalau praktikum film ya harus film sungguhan dan masuk di festival bergengsi. Kalau bikin berita juga harus viral dan memiliki nilai jurnalisme yang tinggi” terang Widiya.
“Kalau jadi konsultan PR (public relation) ya harus dengan klien sungguhan, memberi solusi atau mengembangkan usaha yang menjadi mitranya,” tambahnya.
Salah satu karya kolaboratif dan kreatif mahasiswa Komunikasi UMM adalah Kampung Warna Warni Jodipan yang fenomenal itu.
Karya ini menjadi viral lantaran mahasiswa mampu menyulap kampung kumuh menjadi destinasi wisata yang bernilai ekonomis dan pelestarian lingkungan. Juga budaya masyarakat yang berubah drastis menjadi lebih bersih dan tertib.
Keunggulan berikutnya adalah kreativitas mahasiswa tak hanya terwadahi dalam praktikum di laboratorium tetapi juga di klub-klub peminatan. Ada klub jurnalisme, PR dan sinematografi.
Melalui wadah-wadah inilah mahasiswa dapat pembinaan untuk berkarya dan mengikuti berbagai kompetisi. Tak heran pembinaan ini memperoleh capaian prestasi tingkat nasional maupun internasional.
“Berkat prestasi inilah banyak perusahan atau lembaga penyelenggara kompetisi yang merekrut lulusan kami,” akhirnya. (fat/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari





































