Connect with us

Pemerintahan

Penyekatan Kabupaten Malang Berakhir, Ganti Operasi Pengetatan

Published

on

Penyekatan Kabupaten Malang Berakhir, Ganti Operasi Pengetatan
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah saat mengecek operasi penyekatan di Exit Tol Singosari beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

KABARMALANG.COM – Operasi Ketupat Semeru 2021 penyekatan untuk meminimalisir penularan covid-19 di perbatasan wilayah akan berakhir.

Namun, jangan senang dulu. Pasalnya, jajaran kepolisian masih akan menggelar operasi paska Operasi Ketupat Semeru 2021 usai. Yakni dengan tema pengetatan.

“Ya, sesuai arahan pimpinan (Kapolri) akan ada operasi yang judulnya pengetatan,” ungkap Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah, Senin (17/5).

Namun, ditanya terkait teknis dan mekanisme pelaksanaan pengetatan itu, Agung enggan untuk berkomentar. Sebab belum ada petunjuk resmi dari Mabes Polri.

“Teknisnya bagaimana, kami (Satlantas Polres Malang) masih menunggu petunjuk dari Dirlantas Polri,” tuturnya.

Sementara itu, Operasi Ketupat Semeru yang sudah berjalan menjaring sebanyak 17.353 kendaraan. Mantan Kanit Regident Polresta Malang Kota itu membenarkan.

“Itu jumlah akumulasi dari berbagai titik penyekatan di Kabupaten Malang. Rinciannya, 12.894 kendaraan roda empat, dan 4459 kendaraan roda dua,” jelasnya.

Sedangkan, jumlah kendaraan yang sudah putar balik mencapai 8.264 untuk kendaraan roda empat, dan 714 untuk roda dua.

“Dari sekian jumlah hasil operasi itu, mayoritas berasal dari pos penyekatan di Malang Utara, khususnya di Exit Tol Singosari,” ujarnya.

Nah, kendaraan yang terpaksa harus putar di Malang utara itu, rata-rata datang ke Malang Raya dengan tujuan untuk berwisata di Kota Batu.

“Kalau yang bertujuan untuk mudik malah minim. Rata-rata ya ingin berlibur di wisata alam Kota Batu, dan juga ingin menikmati kuliner di sana,” tutupnya.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler