Connect with us

Pemerintahan

Anggota DPRD Kota Malang Jalani Swab Dan Tes Narkoba

Published

on

Anggota DPRD Kota Malang Jalani Swab Dan Tes Narkoba
Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika saat menjalankan tes narkoba. (Foto : Fir)

 

KABARMALANG.COM – Badan Musyawarah DPRD Kota Malang menjalankan tes swab (usap) dan narkoba untuk 45 anggota, Senin (17/5).

Pemeriksaan ini menjadi agenda pertama untuk anggota DPRD Kota Malang usai libur lebaran.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika membenarkan. “Benar, ini sudah jadwal Banmus DPRD. Kami tes narkoba dan swab untuk semua anggota secara mendadak,” ujar Made kepada Kabarmalang.com, Senin (17/5).

Made menegaskan tes swab dan narkoba ini terlaksana secara mendadak. Dia menyebut semua anggota DPRD pun berkumpul di gedung dewan.

“Kami tes swab dan narkoba untuk kepastian bahwa semua anggota DPRD memenuhi dua hal. Yaitu, sehat dan bebas dari covid-19, serta bebas dari narkoba. Semua negatif,” ujar Made.

Tes swab dan narkoba ini bekerja sama dengan Satgas Covid-19 dan BNN Kota Malang. Menurut Made, pemeriksaan mendadak ini menjadi rangkaian Idul Fitri.

“Karena ini adalah dalam rangka masih rangkaian dari memperingati dan merayakan Idul Fitri 1440 Hijriyah,” sambungnya.

WhatsApp Image 2021 05 17 at 13.00.44

Ahmad Wanedi, Anggota DPRD Kota Malang saat menjalani tes swab. (Foto : Fir)

Tes swab dan narkoba ini sekaligus menjadi ajang halal bihalal secara terbatas. Karena, aturan pemerintah masih melarang adanya open house.

“Marilah kita pergunakan untuk halal bihalal terbatas karena masih ada larangan open house. Maka kita bisanya berkumpul di sini, tes swab, lalu sekaligus sambung dengan halal bihalal,” ringkasnya.

Setelah tes swab dan narkoba, Made, atas nama pimpinan dan Ketua Fraksi yang hadir, mengucapkan selamat Idul Fitri 1440 Hijriah mohon maaf lahir dan batin.

“Kami pimpinan mungkin selama setahun ini ada kesalahan tutur kata dan perbuatan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tambahnya.

Jika ada kebijakan-kebijakan yang terasa kurang berkenan Made mengajak semua anggota dewan memperbaikinya.

“Dan seluruh Sekwan terima kasih atas pelayanan selama ini. Mohon maaf jika 45 orang anggota dewan ini ada kesalahan. Kami mohon maaf,” akhirnya.(fir/yds)

Advertisement

Terpopuler