Pemerintahan
4 Langkah BI Malang Stabilkan Harga Hingga Lebaran 2021

KABARMALANG.COM – Bank Indonesia (BI) Malang melakukan 4 langkah untuk menstabilkan harga komoditas kebutuhan pokok pada bulan Ramadan hingga lebaran 2021 usai.
Yon Widiyono, Analis BI Malang membenarkan. Langkah pertama adalah BI Malang berkoordinasi dengan tim Pengendali Inflasi Daerah.
“BI bersama dengan tim pengendalian inflasi daerah di kabupaten kota se-wilayah kerja itu telah mengadakan rapat koordinasi,” ujar Yon Widiyono, Jumat (16/4).
Koordinasi tersebut untuk memonitor terkait ada atau tidaknya kenaikan harga komoditas pangan di pasaran.
“Kami temukan beberapa barang harganya naik, ada juga beberapa komoditas harganya turun. Tetapi secara keseluruhan, ketika kami total itu relatif stabil,” terangnya.
BI bersyukur karena kondisi harga komoditas saat ini sedang stabil. Namun pihaknya tetap waspada dengan kondisi tersebut.
Sehingga langkah kedua adalah BI akan mengadakan pasar murah untuk menstabilkan harga komoditas.
“Tentunya dengan adanya pasar murah, akan meringankan beban masyarakat menyambut Idul Fitri gitu ya. Tentunya dampaknya positif untuk masyarakat,” ungkapnya.
Langkah yang ketiga adalah BI melakukan sidak ke pasar, untuk mengetahui keakuratan pantauan harga dari BI menggunakan sistem atau aplikasi.
Kabar Lainnya : Bank Indonesia dan PWI Bersinergi Bangun UMKM di Malang Raya.
“Kita turun ke pasar untuk pantau langsung, misalnya beras itu harganya Rp 11 ribu, kita pantau di pasar, benar gak harganya Rp 11 ribu,” jelasnya.
“Nah setelah itu kita pastikan, stok kita cek juga. Bulog kita ajak koordinasi, alhamdulillah stok tersedia dengan bagus saat ini. Apalagi nanti di akhir April ada panen raya padi ya,” ringkasnya.
Sehingga, menurut Yon Widiyono, kecukupan stok komoditas di Kota Malang masih aman. Masyarakat tidak perlu khawatir menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2021 nanti.
Terakhir, untuk langkah nomor 4, BI Malang membuat terobosan kemudahan pembayaran konsumen kepada penjual. Tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.
“Misalnya masyarakat datang ke pasar, kalau di masa pandemi ini, kita mendorong setiap penjual di pasar itu menerapkan pembayaran melaui QRIS,” akhirnya.
Sebagai informasi, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah sebuah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia.
QRIS memudahkan proses transaksi dengan QR Code. Transaksi dengan QRIS juga lebih cepat, dan terjaga keamanannya.(fat/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































