Pemerintahan
Adira Gelar Riset Nasional, Perilaku Keselamatan Pengendara Terendah

KABARMALANG.COM – PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) menyadari pentingnya meningkatkan kepedulian masyarakat akan keselamatan jalan.
Wayan Pariama, Direktur Adira Insurance, mengungkapkan Adira Insurance menggagas program CSR I Wanna Get Home Safely (IWGHS).
“Ini kampanye yang menggaungkan pesan keselamatan jalan bagi masyarakat luas di Indonesia,” ujar Wayan, Rabu (31/3) dalam rilis kepada Kabarmalang.com.
Dia melihat bahwa kesadaran berperilaku aman dan selamat harus meningkat.
Sehingga, dia menilai perlu ada edukasi keselamatan berkendara yang meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pengguna jalan.
Kabar Lainnya : Riset sebagai Aksi Alternatif Selain Demo di Jalan.
Salah satu program dalam IWGHS adalah Indonesia Road Safety Award (IRSA).
IRSA merupakan penghargaan kepada Pemerintah Kota dan Kabupaten yang menerapkan tata kelola keselamatan jalan terbaik di Indonesia.
Penghargaan ini bertujuan menurunkan angka kecelakaan dan fatalitasnya di Indonesia. IRSA juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap keselamatan jalan.
Tahun ini, Adira Insurance melakukan beberapa penyesuaian karena pandemi. IRSA tahun ini melakukan riset pemetaan profil keselamatan jalan.
Sasarannya adalah 15 kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Riset ini berfokus pada perilaku berkendara masyarakat Indonesia.
Cakupan riset ada tiga aspek yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku.
Riset ini berjalan dalam periode 3 bulan sejak Oktober 2020. Riset memakai 1.500 responden yang tersebar di 15 kota besar di Indonesia.
Asal kota responden di DKI dan Jabar adalah Jakarta, Tangerang dan Bandung. Sementara, asal kota responden di Jateng yaitu Semarang dan Yogyakarta.
Riset Jawa Timur fokus di Surabaya dan Malang. Kemudian, riset lainnya menyebar di seluruh Indonesia.
Hasil riset menunjukkan bahwa rata-rata indeks keselamatan berkendara di Indonesia mencapai 76 persen.
Nilai tersebut merupakan kombinasi aspek pengetahuan/knowledge mencapai 87 persen.
Kemudian, aspek sikap/attitude mencapai 83 persen. Serta aspek perilaku/behavior memiliki indeks terendah yaitu 58 persen.
“Kami berharap riset ini dapat membantu mendefinisikan indeks keselamatan berkendara dari pemetaan profil berkendara masyarakat Indonesia,” tandasnya.
Dia juga berharap riset ini menjadi inspirasi referensi bagi pemerintah, komunitas, lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta lainnya dan masyarakat.
Kajian ini tersiar dalam webinar, (30/3). Tajuknya adalah Indonesia Bangkit : Pulihnya Mobilitas dan Tingkatkan Kesadaran Berperilaku Aman dan Selamat Saat Berada di Jalan.
AKBP Danang Sarifudin, Kasi Produk Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri menghadiri webinar ini.
Begitu juga, Rohmat Purnadi selaku Head of Business Digest. Kemudian, Wayan Pariama, Head of Government Relations Adira Insurance. Serta Darmaningtyas selaku Ketua Institut Studi Transportasi.(fir/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang































