Connect with us

Pemerintahan

Koramil Blimbing Belajar Kelola Lingkungan Bareng Kaling Dan 3G

Published

on

Koramil Blimbing Belajar Kelola Lingkungan Bareng Kaling Dan 3G
Pelda Tholik anggota Koramil Blimbing bersama pembina lingkungan Ir Bambang Irianto. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Koramil Blimbing belajar pengelolaan lingkungan bersama Kader Lingkungan (Kaling). Minggu kemarin (28/3), perwakilan Koramil Blimbing dan Kaling mendatangi Wonosari Go Green (WNS).

WNS merupakan kawasan binaan Rumah Prestasi Glintung Go Green. Koramil Blimbing belajar di situ karena bertetangga dengan lingkungan Wonosari.

Babinsa Pelda Tholik mengikuti jalannya kunjungan. Dia juga mengikuti pemaparan lingkungan di kedua tempat tersebut.

“Ini upaya kami mengubah Makoramil Blimbing menjadi kompleks militer tematik. Kami juga dapat ambil ilmunya dari sini. Kami harap ada pendampingan kepada para anggota Koramil Blimbing,” ucap Pelda Tholik, mewakili Danramil 0833/03 Blimbing Kapten Arh Imran.

Kembali aktifnya Kaling ini merespon maraknya banjir Kota Malang. Kader lingkungan sangat serius menanggapi situasi ini.

“Kami sadar banjir ini menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah tak bisa sendiri, namun juga melibatkan masyarakat. Kader Lingkungan ini berperan untuk pemahaman dan kepedulian masyarakat,” ungkap Pembina Kader Lingkungan Kota Malang, Wasto, bersama Ketua Kader Lingkungan Zainul Arifin.

Mantan Sekda Kota Malang ini menyebut peran Kaling sangat krusial. Apa lagi, sekarang dia juga adalah warga biasa.

“Ketika saya pensiun tentunya akan berbeda. Karena Kader Lingkungan tidak mendapat anggaran pemerintah, tetapi mandiri,” tandasnya.

Kabar Lainnya : Satu Keluarga Asal Blimbing Sembuh Dari Covid-19.

“Sehingga saya meminta pola berbeda. Bangun pemahaman lebih dulu, kemudian terapkan pada dirinya sendiri. Supaya masyarakat setempat bisa mencontoh,” ungkap Wasto, yang baru saja pensiun pada awal Maret 2021.

Kota Malang bisa mengatasi permasalahan-permasalahan banjir. Tetapi, kota ini perlu mengadakan manajemen Sumber Daya Air.

Dia menyodorkan konsep biopori, sumur injeksi, penghijauan dan lainnya. Menurutnya, Kader Lingkungan berperan dalam sosialisasi konsep-konsep ini.

“Kampung 3G dan Pak Bambang Irianto spirit Kader Lingkungan. Semua lapisan masyarakat harus ikut terlibat,” tandas Wasto.

Sementara, Bambang meminta Kader Lingkungan berperan dari hal kecil. Misalnya, Kaling mengelola persampahan dengan baik di rumah sendiri.

“Kaling juga harus memiliki kepekaan terhadap problem kekinian. Seperti banjir, Kaling harus bisa menyediakan solusi konkretnya,” ungkap Bambang Ir, sapaan akrabnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler