Hukrim
Sex Toys Sitaan Dimusnahkan Bea Cukai Malang, Negara Rugi 4,8 Miliar

KABARMALANG.COM – Bea Cukai Malang memusnahkan puluhan sex toys, Jumat (26/2). Pemusnahan ini berbarengan dengan ribuan barang ilegal lainnya.
Sex toys ini termasuk sitaan sepanjang tahun 2020. Selain itu, sitaan lainnya adalah tembakau berjumlah 975.028 batang. Kemudian hasil pengolahan tembakau lainnya sebanyak 96 botol.
Bea Cukai Malang memusnahkan semua barang ilegal itu. Lokasi pemusnahan di PT Alam Sinar, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang.
Bea Cukai Malang juga menetapkan 3 orang tersangka. Itu tangkapan sepanjang tahun 2020.
“Lainnya masih dalam proses di pengadilan dan kejaksaan. Keseluruhan merupakan pelaku rokok ilegal,” ungkap Kepala KPP Bea Cukai TMC Malang, Latif Helmi usai pemusnahan barang ilegal.
Selain tembakau ilegal, ada sejumlah barang kiriman pos lainnya. Yaitu anak panah, senjata dan onderdil senjata api.
Total barang berjumlah 35 item. Bea Cukai Malang juga memusnahkan semua barang itu.
“Kerugian negara dari barang ilegal mencapai Rp 306 juta,” tuturnya. Sedangkan kerugian negara sepanjang tahun 2020 Rp 4,8 miliar.
“Selama 2020, kami telah memusnahkan 6 juta batang rokok. Kemudian 12.546 bungkus rokok. BKC HTPL sebanyak 106 botol. BKC MMEA sejumlah 12.546 liter. Kemudian barang kiriman pos sebanyak 162 item barang,” sambungnya.
Kabar Lainnya : Bea Cukai Malang Musnahkan Puluhan Sex Toys.

Puluhan sex toys sitaan Bea Cukai Malang yang dimusnahkan, Jumat (26/2).
Bea Cukai Malang berkomitmen melaksanakan fungsi community protector. Bea Cukai juga berupaya melindungi warga dari barang ilegal.
“Kami memberikan perlindungan dari barang-barang terlarang. Karena jika tidak terkendali, maka akan mengganggu kesehatan. Berbahaya juga untuk keamanan dan moralitas,” jelas Latif.
Terakhir, Latif menerangkan seluruh barang bukti berasal dari Malang. Pemesan sex toys juga berasal dari Malang.
“Kami pun tak sembarangan menetapkan tersangka. Ada tiga syarat. Yakni kepastian, kemanfaatan dan keadilan hukum terpenuhi. Maka akan kami proses,” tutup Latif.(im/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































