Connect with us

Pemerintahan

Vaksinasi Pertama, Sejumlah Nakes Kota Malang Alami Gejala KIPI

Published

on

20210215 103851
Plt Kadinkes Kota Malang, Sri Winarni (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Vaksinasi covid-19 tahap pertama Kota Malang telah berlangsung selama tiga minggu. Puluhan ribu tenaga kesehatan (nakes) telah suntik vaksin sinovac di setiap fasyankes.

Plt Kadinkes Kota Malang, Sri Winarni menyebut ada sejumlah nakes yang mengalami efek samping.

Efek samping itu disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Yakni beberapa kondisi atau gejala yang mungkin terjadi setelah vaksinasi covid-19.

“Kalau yang ada itu KIPI-nya ringan. Ada yang demam dan ada yang alergi tapi itu kategori ringan,” ujar Sri kepada wartawan di Balaikota Malang, Senin (15/2).

Baca Juga : Ini Resiko Rokok Elektrik Bagi Kesehatan.

Sri menambahkan karena hanya KIPI gejala ringan, para nakes yang mengalami efek samping sudah tertangani.

“Udah (sembuh). Cuma ringan saja. Sama kayak anak-anak itu kan, ketika demam dapat obat penurun demam,” terangnya.

Terkait Perpres Nomor 14 Tahun 2021 mengenai daftar penerima vaksin covid-19 yang menolak untuk vaksin, Sri belum bisa berkomentar.

“Nah itu masih di tataran kebijakan pusat. Saya belum bisa memberikan statemen. Untuk di Kota Malang sendiri nggak ada laporan yang menolak divaksin,” tutupnya.

Sebelumnya, Kota Malang menggelar vaksinasi dosis kedua, Kamis (11/2) kemarin. Itu adalah suntikan vaksin kedua usai vaksinasi simbolis pada (28/1) lalu.

Vaksinasi tahap pertama Kota Malang, sudah berjalan 87,45 persen. Dengan target 10.640 nakes.

Vaksinasi tahap pertama Kota Malang harus rampung akhir Februari. Lalu masuk tahap ketiga untuk vaksinasi petugas pelayanan publik.(fat/yds)

Advertisement

Terpopuler