Connect with us

Pemerintahan

Kolam Renang Internasional Kanjuruhan Tampak Memprihatinkan

Published

on

kolam renang kanjuruhan scaled
Situasi kolam renang International Kanjuruhan. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Sejak peresmian 2018 lalu, kolam renang internasional yang berada di komplek Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang belum berfungsi.

Berdasarkan pantauan Kabarmalang.com tampak kolam itu kondisinya mengenaskan. Beberapa sudut penuh sarang laba-laba. Sedangkan air di dalam kolam juga terlihat hijau serta penuh berudu.

Padahal, biaya pembangunan itu dulunya mencapai miliaran rupiah. Sementara biaya perawatannya per tahun kisaran mencapai Rp 99 juta lebih.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Malang merencanakan Dispora sebagai pengelola kolam renang internasional itu.

Kadispora Kabupaten Malang, Atsalis Suprayitno mengaku memang belum tidak menerima penyerahan aset tersebut.

“Rencananya tahun ini permintaan dari aset BKAD bisa ke Dispora. Tapi sebelum penyerahan kami pastikan kondisi kolam renang ini sudah bagus semua dan layak pakai,” tuturnya.

Baca Juga : D’Embung Park Wisata Edukasi Dengan Kolam Renang Ditengah Perkebunan.

Selain itu, ia juga meminta agar ada persiapan pelatihan tenaga. Yang nantinya akan mengelola kolam renang serta sarana prasarana perawatan kolam.

“Seperti alat pengurasan dan irigasi air. Selain itu tenaganya juga kan harus tahu bagaimana kalau ada kecelakaan, cara mengurasnya, maka tenaganya harus tahu,” ujarnya.

Atsalis membenarkan bahwa kondisi kolam renang internasional itu masih belum sempurna. Baik kolam renang latihan atau kolam renang outdoor dan kolam renang loncat indah.

“Kalau kolam renang indoor terlihat sudah siap berfungsi. Seperti kamar mandi dan kamar ganti sudah mumpuni. Tetapi, masih terlihat ada kekurangan di kolam latihan dan kolam renang loncat indah. Jadi perlu lihat nanti apakah ada kebocoran atau tidak,” tutupnya.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler