Connect with us

Peristiwa

Pemulung Temukan Mayat di Sengguruh, Diduga Korban Longsor

Published

on

Pemulung Temukan Mayat di Sengguruh, Diduga Korban Longsor
Petugas saat mengevakuasi mayat di Bendungan Sengguruh, Kecamatan Kepanjen. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Seorang pemulung temukan mayat di Bendungan Sengguruh Kepanjen. Rabu (20/1), pemulung itu melihat mayat pria mengapung.

Muncul dugaan, mayat itu korban longsor banjir Kota Malang. Yakni, Roland Sumarna, 40, warga Griya Sulfat Inside, Bunulrejo.

“Ya, dugaan kuat mayat Roland Sumarna. Korban banjir Kota Malang,” ungkap Relawan Tagana Dinsos Kabupaten Malang, Mustofa yang turut mengevakuasi mayat tersebut, Rabu (20/1).

Pemulung temukan mayat itu sekitar pukul 06.00 WIB. Pemulung bernama Kamari sendiri sudah terkenal di Sengguruh.

Karena, dia kerap menemukan mayat di area bendungan Sengguruh. Baca Juga : Sosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sumber Brantas.

“Ya, yang menemukan Bapak Kamari. Saat dia mencari barang bekas menggunakan perahu getek,” tuturnya.

Petugas gabungan langsung meresponi laporan tersebut. Basarnas juga turun untuk mengevakuasi jenazah.

Kemudian, jenazah tersebut meluncur ke RSSA Malang. Karena, petugas harus mendapatkan hasil visum.

“Kami menduga kuat kalau itu jenazah Ronald. Tapi pastinya nanti kalau setelah visum,” tegasnya.

Mayat tersebut sudah dalam kondisi membengkak. Tubuhnya juga tanpa baju. Baca Juga : Warga Bunulrejo Terseret Longsor, Basarnas Turun Tangan

“Kami juga lihat juga luka lecet di tubuh jenazah. Mungkin akibat benturan batu saat korban terhanyut,” tutupnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Roland Sumarna, 40, terkena longsor. Dia sedang membersihkan gorong-gorong ketika carport rumahnya ambrol.

Akibatnya, dia ikut terseret ke sungai dekat rumahnya. Saat ini, Griya Sulfat Inside di-police line.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler