Connect with us

Peristiwa

Warga Bunulrejo Terseret Longsor, Basarnas Turun Tangan

Diterbitkan

,

Warga Bunulrejo Terseret Longsor, Basarnas Turun Tangan
Wali Kota Malang di Bunulrejo bersama Basarnas saat menyusun rute pencarian korban hilang terseret longsor. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Warga Bunulrejo hilang terseret longsor, kemarin  sore (18/1). Pria itu bernama Roland Sumarna, 40.

Dia hilang setelah rumahnya di Griya Sulfat Inside ambrol. Kediamannya di Jalan Sadang RT 09 RW 18 juga rusak. Tepatnya, bagian depan rumahnya.

Hari ini, (19/1), Basarnas Surabaya turun. Mereka berupaya mencari warga Bunulrejo yang terseret longsor. Basarnas turun bersama personel SAR Gabungan.

Koordinator Lapangan Basarnas Surabaya, Ainul Makhdin membenarkan. Tim gabungan melakukan pencarian mulai 08.30 WIB.

“Dalam pencarian ini, kami mengerahkan sebanyak 40 personel gabungan. Terdiri dari unsur Kantor SAR Surabaya. Polsek Blimbing. BPBD Kota Malang. PMI Kota Malang. Juga, relawan SAR Malang Raya,” ujarnya Selasa (19/1).

Baca Juga : Mahasiswa Brawijaya Asal Bogor Hilang Terseret Ombak Pantai Watu Leter

Dalam pencarian tersebut, Basarnas membentuk empat regu. Sementara, satu regu berjumlah delapan orang.

“Keempat regu ini menyisir empat titik. Kami maksimalkan untuk melakukan penyisiran darat,” jelasnya.

Regu pertama mencari di sekitar Jembatan Bunulrejo. Basarnas juga menyisir rute sampai ke rumah korban.

Regu kedua menyisir Jembatan Ranugrati. Tim ini juga bergerak ke Jembatan Muharto.

Regu ketiga bergerak dari Jembatan Muharto sampai Jembatan Gadang. Sedangkan, regu keempat menyisir Jembatan Gadang sampai Lowokdoro.

Harapannya, Roland segera bisa ditemukan. Tetapi, Basarnas menghadapi kendala.

Dia mengungkapkan kondisi medan cukup menyulitkan tim penyelamat. Medan sekitar sungai cukup curam.

“Kondisi arus sungai juga deras. Sehingga, Basarnas harus berhati – hati untuk melakukan pencarian,” tandasnya.

Baca Juga : Empat Regu Dikerahkan Dalam Pencarian Mahasiswa Brawijaya di Pantai Watu Leter

Sebelumnya, warga Bunulrejo hilang terseret longsor, kemarin. Roland sedang membersihkan gorong-gorong ketika peristiwa itu terjadi.

Sebab, longsor itu mengenai bagian depan kediaman korban. Roland terseret aliran air dan hilang. Basarnas Surabaya harus turun tangan mencari korban.

Istri korban, Yunica, 26, selamat dari kejadian. Sementara, dua sepeda motor korban ikut terbawa longsor.

Sedangkan, posisi rumah korban memang menghadap sungai. Jaraknya hanya sekitar lima meter dari bibir Sungai Bango.(carep-04/yds)

Advertisement
2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Satu Lagi Ormas Adukan Video Sandiwara Penembakan Gus Idris

Diterbitkan

,

Anggota LSM Lingga usai membuat pengaduan ke Mapolres Malang. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Pengaduan terhadap video sandiwara penembakan Gus Idris tampaknya terus bermunculan. Hari ini, Sabtu (6/3) kembali ada laporan dari satu organisasi yang bernamakan LSM Lingga.

Ada sebanyak 5 orang yang melakukan pengaduan. Mereka juga datang ke ruang Satuan Intelkam Polres Malang.

Founder LSM Lingga, Muhammad Saiful Anwar membenarkan pengaduan itu. Menurutnya, dia mengadukan video tersebut karena menganggap itu penyesatan masyarakat.

“Masyarakat kita mayoritas dari pedesaan. Jadi tentu saja video itu menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat,” ungkapnya, Sabtu (6/3).

Kabar Lainnya : Pemuda Millenial Malang Selatan Polisikan Video Sandiwara Gus Idris.

Atas dasar itu, Saiful berharap pihak kepolisian bisa menindak pelaku pembuatan video itu. Sebab jika ada pembiaran, maka hal itu akan semakin membuat opini liar di masyarakat.

“Seperti kita tahu, masyarakat di pedesaan masih banyak orang belum paham literasi media sosial. Jadi masih banyak yang tidak paham kalau itu benar atau tidak,” ujarnya.

Ia mengaku bahwa fokusnya adalah untuk melakukan pengaduan itu. Karena ada unsur kesengajaan dalam proses pembuatan video sandiwara itu.

“Ironisnya itu produksi orang yang selama ini mengaku ulama. Nah, inilah yang kita nilai menyesatkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemuda Millenial Malang Selatan sudah mengadukan Gus Idris ke polisi. Isi pengaduannya pun sama. Yakni video penembakan Gus Idris dinilai menyesatkan.(Im/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Kecelakaan Truk Versus Motor Di Lawang Malang, Satu Meninggal

Diterbitkan

,

Kecelakaan Truk Versus Motor Di Lawang Malang, Satu Meninggal
Situasi saat kejadian kecelakaan. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kecelakaan truk versus motor terjadi di Lawang, Kabupaten Malang. Akibatnya, satu orang meninggal di jalan.

Korban bernama Sony Hendrawanto, 47. Dia warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Korban meninggal di Jalan Raya Dr. Cipto, Lawang. Kecelakaan truk versus motor ini terjadi Jum’at (6/3) kemarin. Yakni sekitar pukul 15.00 WIB.

Kabar Lainnya : Update, Truk Terombol 11 Mobil di Batu.

Korban meninggal mengendarai Yamaha Mio N-3803-AAU. Sementara, truk yang menyenggolnya adalah Hino W-9759-UP. Sutarno, 56, warga asal Kabupaten Jombang adalah sopir truknya.

Kanit Laka Satlantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto membenarkan. Kecelakaan dengan korban meninggal berawal dari senggolan. Korban meninggal hendak mendahului truk Hino di depannya.

“Namun, motor korban meninggal kurang ke kanan. Sehingga, motornya tersenggol oleh truk Hino,” ungkapnya, Sabtu (6/3).

Kabar Lainnya : Nyabu, Pemuda Lawang Ditangkap.

Tak ayal, tubuh korban meninggal terpental begitu saja. Saat kejadian tersebut. Kepalanya mengalami cidera parah.

Sehingga korban meninggal di tempat kejadian. “Begitupun sepeda motor korban meninggal juga rusak berat,” ujarnya.

Kabar Lainnya : Positif Covid-19, Satu Warga Kota Malang Meninggal Dunia.

Warga sekitar dan pengendara langsung berhenti di sekitar lokasi. Warga juga mengerumuni korban meninggal. Serta, menutupkan kertas karton ke atas tubuhnya.

Warga dan pengguna jalan di lokasi korban meninggal karena kecelakaan

Warga dan pengguna jalan di lokasi korban meninggal karena kecelakaan. (Foto : Istimewa)

Karena, tubuh korban sudah tak utuh akibat kecelakaan tersebut. Warga juga menghubungi petugas polisi dari Unit Laka.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan olah TKP. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Akibat kejadian itu, kerugian utamanya adalah korban meninggal. Sementara, kerugian materiil tidak seberapa.

“Petugas melarikan korban ke RSSA saat itu pula. Sedangkan sejumlah barang bukti masih kami amankan,” tutupnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Pemuda Millenial Malang Selatan Polisikan Video Sandiwara Gus Idris

Diterbitkan

,

Pemuda Millenial Malang Selatan Polisikan Video Sandiwara Gus Idris
Fordamas saat membuat pengaduan ke Polres Malang. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Organisasi Forum Pemuda Millenial Malang Selatan membuat pengaduan ke Polres Malang. Jumat (5/3) siang, mereka mengadukan Gus Idris.

Karena, video penembakan Gus Idris meresahkan. Beberapa waktu lalu, Gus Idris memang mengunggah konten. Dia menampilkan diri tertembak. Ternyata, itu hanya sandiwara.

Presidium Forum Pemuda Millenial Malang Selatan, Fahmi Aziz membenarkan. Dia membuat pengaduan itu karena video Gus Idris cs meresahkan. Video itu juga mengakibatkan simpang siur di tengah masyarakat.

“Video itu kan menayangkan seolah-olah Gus Idris tertembak. Pelakunya orang tidak dikenal. Tetapi kemudian setelah klarifikasi dia mengaku video itu tidak benar. Itu kan berarti prank,” ungkapnya usai membuat pengaduan di Mapolres Malang.

Fahmi menilai pembuatan video semacam itu tidak mendidik masyarakat. Kasus video prank seperti ini memang acapkali terjadi di dunia YouTube.

Kabar Lainnya : Geger Video Gus Idris Tertembak, Eh, Ternyata Akting Konten YouTube.

“Kami berharap, kepolisian bisa menyelidiki. Jika ada unsur pidana maka supaya segera ada penindakan,” pungkasnya.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar membenarkan adanya aduan. Dia juga sudah menerima pengaduan dari Fordamas terkait Gus Idris.

“Mereka menyatakan keberatan. Sebab, video itu sempat membuat keresahan di masyarakat,” ujarnya.

Atas dasar itu, Hendri mengaku akan melakukan penyelidikan. Penyidiknya sedang mencari fakta-fakta baru atas video Gus Idris.

“Kemungkinan ada orang-orang baru yang akan kami periksa. Yakni, orang-orang yang saat itu ada di tempat kejadian. Sementara ini, ada 6 orang yang kami periksa,” katanya.

 

Kabar Lainnya : Polres Malang Mendalami 6 Saksi Video Akting Penembakan Gus Idris.

Selanjutnya Hendri memaparkan hasil penyelidikannya yang terbaru. Dalam video, Gus Idris mengeluarkan darah.

Darah itu merupakan efek kapsul. Sebelumnya syuting, Gus Idris meminum kapsul itu. Gus Idris membelinya secara online.

“Kapsul itu menimbulkan efek keluar darah dari tubuh,” jelasnya.

Polisi pun menyelidiki akun yang pertama share video Gus Idris. Polres Malang bekerja sama dengan Cyber Crime Polda Jatim.

“Yang pasti, lokasi pengambilan video di Kecamatan Pacet, Mojokerto,” tutup Hendri.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com