Pemerintahan
Kerja Bakti Bersihkan Material Pagar di Kelurahan Kesatrian

KABARMALANG.COM – Lembaga Kelurahan Kesatrian dan unsur TNI, bekerja bakti bersihkan material pagar pembatas yang roboh di belakang Kantor Kelurahan Kesatrian, Selasa (15/12).
Pagar pembatas tersebut ambrol pada Minggu (29/11) lalu, akibat hujan deras yang melanda Kota Malang, sehingga air meluap dari sungai menghantam pagar pembatas tersebut.
Kerja bakti ini dilaksanakan agar aliran sungai di belakang Kantor Kelurahan Kesatrian tidak terhambat material pagar ambrol tersebut.
Unsur yang terlibat antara lain pihak RW se-Kelurahan Kesatrian, Koramil Blimbing, Men Armed, Batalyon 512, Hubdam, dan Relawan Keltang Kesatrian, jumlahnya sekitar 60 personil.
“Kegiatan hari ini adalah bentuk sinergisitas antara lembaga kelurahan dan unsur TNI di Kelurahan Kesatrian,” ujar Agus Suharjanta, Ketua LPMK Kelurahan Kesatrian, kepada wartawan, Selasa (15/12).
Agus mengatakan hal tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat bisa bekerja sama dengan unsur TNI yang ada di Kelurahan Kesatrian.
“Kenapa baru hari ini kita laksanakan pembersihan, karena kita menyesuaikan dengan kegiatan unsur TNI,” tambahnya.
Kronologi ambrol pagar, karena hujan deras, ada fondasi yang tidak kuat tergerus air. Akhirnya roboh dan menggerus fondasi sebelah-sebelahnya.
“Bangunan itu sudah lama, kalau dibilang waktunya perawatan ya perawatan,” tambahnya.
Sementara itu Basuki Riawan, Lurah Kesatrian menambahkan sudah mengajukan bantuan untuk penyelesaian pembangunan ke Wali Kota Malang.
“Kita sudah ajukan ke Wali Kota, tembusan ke DPUPRPKP, Kecamatan Blimbing dan BPBD Kota Malang,” ujarnya.
Dia mengatakan pihak DPUPRPK sudah dua kali survey. Hanya tinggal menunggu konfirmasi dari Kepala DPUPRPK untuk dieksekusi.
Basuki menyebut total kerugian materinya sebesar Rp 120 juta, dan tidak ada korban jiwa saat ambrolnya tembok tersebut.
“Untuk panjangnya pondasi 3,5m x 30m. Dindingnya 3 m x 30 m, lalu kanopi 3 m x 10 m. Duli ada kanopi mepet dengan tembok, akhirnya tergerus sungai,” bebernya.
Langkah antisipasi sementara dari pihak kelurahan akan membangun pagar bambu sambil menunggu renovasi.
“Sementara kita pagar dengan bambu, mengingat untuk keamanan. Jadi setelah pembersihan besoknya langsung dipagar,” tutupnya. (fat/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari




































