Connect with us

Pemerintahan

Dua Ponpes Terpapar Covid-19, Kemenag Batu Lakukan Rakor

Published

on

IMG 20201215 124905
Ilustrasi Santri Ponpes Masa Pandemi (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Setelah dua ponpes di Kota Batu sempat terpapar Covid-19. Pemkot dan Kemenag Batu akan melakukan rakor membahas SOP sekolah tatap muka.

“Nanti kami akan melakukan rakor dengan Satgas Pencegahan Covid-19 tingkat Kota. Kami bahkan belum mendapatkan laporanĀ  kasus Covid-19 di Al Irsyad ini,” terang Kepala Kemenag Batu Nawawi, Selasa (15/12).

Nawawi menjelaskan lolosnya KBM tatap muka Ponpes Al Izzah dan Al Irsyad karena sebelumnya telah meminta surat rekomendasi, sebelum SKB 4 Menteri dicetuskan.

Maka, kedua ponpes ini bisa melakukan kegiatan belajar secara konvensional.

“Total ponpes disini ada 38 dan hanya 2 ponpes ini yang sudah melakukan tatap muka. Kasus Covid-19 di Al Izzah sudah selesai jadi tidak ada masalah,” imbuh Nawawi.

Sedangkan untuk ponpes Al Irsyad, pihaknya berencana akan melakukan pemanggilan kepada pengasuh untuk dimintai keterangan.

Disinggung terkait regulasi penutupan ponpes, Nawawi mengaku masih harus melakukan pembahasan secara mendalam.

“Karena kalau ditutup dan santrinya dipulangkan, maka khawatir didaerahnya tidak menerima resiko terlebh pada OTG,” katanya.

Terpisah, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso menerangkan bahwa Dindik dan Satgas akan mengadakan rakor pada Jumat depan (18/12).

“Nanti disana akan ada pembahasan SOP sekolah tatap muka. Itu nanti juga diperwalikan,” ujarnya.

Hasil dari rakor itu nantinya akan diterapkan ketika Kota Batu menjadi zona kuning.

“Walau ada imbauan dari Kemendikbud, namun arahan Kepala Dearah harus menunggu zona kuning,” tandasnya.

Persiapan nanti, lanjut Punjul, harus ada dibarengi dengan percepatan penanganan Covid-19 Kota Batu untuk naik menjadi daerah resiko rendah. (arl/fir)

Advertisement

Terpopuler