Pemerintahan
Puluhan Karyawan Positif Covid-19, Pengadilan Negeri Malang Tutup

KABARMALANG.COM – Kantor Pengadilan Negeri Malang menutup pelayanan, sejak Senin (14/12) kemarin, hingga Jumat (18/12).
Djuanto Humas PN Malang, membenarkan. Langkah ini menyusul kurang lebih 20 karyawan yang terpapar Covid-19, berdasarkan hasil swab.
“Yang terpapar Covid-19, kalau karyawan disini, plus tenaga honor, penjaga kantin, dan petugas koperasi, semuanya jumlahnya kurang lebih 20 orang,” katanya, kepada wartawan, Selasa (15/12).
Djuanto menceritakan yang pertama kali terpapar adalah satu karyawan bagian kesekretariatan, sekitar seminggu lalu.
“Dengan indikasi dia tidak bisa mencium bau, setelah itu melakukan swab, ternyata positif satu orang,” jelasnya.
Selanjutnya, ada satu orang lagi dengan gejala yang sama, di swab test, juga hasilnya positif. PN Malang akhirnya melakukan swab test massal seluruh unsur, di Labkesda Kota Malang. Pada hari Kamis dan Jumat, 10-11 Desember 2020.
“Lalu pada hari Jumat (11/12) penyemprotan disinfektan dan penguapan dengan penguatan semua ruangan di PN Malang,” terangnya.
Hingga akhirnya hasil swabnya keluar pada hari Minggu malam (13/12), menyatakan kurang lebih 20 orang terkonfirmasi Covid-19.
Maka Pimpinan PN Malang berkoordinasi dengan ketua Pengadilan Tinggi melakukan penutupan kegiatan kantor mulai Senin (14/12) sampai Jumat (18/12).
“PN Malang tidak dapat mengadakan sidang maupun layanan lain secara tatap muka,” tuturnya.
Terkecuali layanan permohonan banding, permohonan kasasi dan permohonan peninjauan kembali, baik pidana maupun perdata tetap berlanjut.
Dia mengatakan pelayanan yang bersifat seperti upaya hukum, menyangkut tentang hak sesorang tetap dijalankan.
“Pimpinan menunjuk beberapa piket PTSP yang bergantian untuk mengurus pelayanan yang tidak bisa dialihkan,” lanjutnya.
Berkaitan dengan kapan pelayanan akan berjalan normal kembali, Djuanto belum bisa memastikan waktunya.
“Setelah Jumat itu kita evaluasi dulu tentunya sesuai pengumuman, kita lihat situasi dan kondisinya,” ucapnya.
“Kalau memang tidak ada apa-apa, Senin akan normal. Tapi kalau hal lain yang tidak diinginkan masih ada, tidak menutup kemungkinan akan ditutup lagi,” tambahnya.
Djuanto mengatakan yang terkonfirmasi positif menjalani isolasi di safe house Jalan Kawi.
“Pimpinan sudah melakukan koordinasi dengan satgas Covid-19 Kota Malang dan semuanya sudah ditempatkan di Safe House,” tutupnya. (fat/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan


































