Edukasi
Ujian SD Se-Kota Malang Gunakan Google Form

KABARMALANG.COM – Penilaian Akhir Semester (PAS) SD se-Kota Malang dilaksanakan Senin (7/12). Ujian akhir untuk siswa SD ini, dihelat secara daring.
Hal tersebut dibenarkan Siti Ratnawati, Sekdindikbud Kota Malang. PAS 1 digelar daring karena tidak ada sekolah tatap muka. Namun ada beberapa pengecualian.
“Siswa tanpa alat daring dapat pengecualian. Orang tuanya mengambil naskah ke sekolah. Lembar jawaban dikembalikan ke sekolah setelah dikerjakan. Atau, sekolah yang mengantar soal ke rumah siswa,” jelas Ratna, Senin (7/12).
Misalnya, SDN Bunulrejo 2 mengaku sudah siap PAS daring. Persiapan telah dilakukan satu bulan terakhir.
Berbagai langkah antisipasi sudah disiapkan. Termasuk, bagi siswa yang tak memiliki smartphone. Yakni, menyediakan 60 unit komputer di laboratorium IT.
PAS 1 daring hari pertama SDN Bunulrejo 2 berjalan lancar. Ada lima siswa yang menggunakan fasilitas lab komputer SD.
Ruang lab komputer SDN Bunulrejo 2, dibagi. Satu sisi diisi oleh guru koordinator. Sisi yang lain, ditempati anak yang membutuhkan fasilitas komputer.
Guru pun melakukan pendampingan. Soal ujian dibagikan lewat grup WhatsApp oleh guru kelas.
“Hanya satu pintu saja. Cukup satu orang guru yang kita tunjuk. Biar informasi tidak membingungkan,” jelas Elly Nurul Ilmi, Kepala SDN Bunulrejo 2, kepada Kabarmalang.com, di kantornya, Senin (7/12).
Tingkat kesulitan ujian daring sesuai dengan pelajaran satu semester. Sehingga para siswa tidak mengalami kesulitan.
“Buktinya, mereka cepat menyelesaikan soal ujian. Alhamdulilah skornya di atas rata-rata. Karena langsung keluar skornya,” paparnya.

Elly Nurul Ilmi, Kepala SDN Bunulrejo 2 Kota Malang.
Gunakan Google Form Untuk Soal Ujian
Format soal sendiri memakai Google Form. Sebelum ujian, para guru ditatar pengoperasian Google Form.
Siswa juga diujicoba Google Form, dua pekan terakhir. Sehingga, mereka tidak kaget ketika ujian daring.
“Kami segera memberi pelatihan ke siswa menggunakan Google Form. Ternyata tidak sulit. Karena saat dibuka, langsung bisa mengisi biodata. Setelah itu, soal langsung dikerjakan,” jelas Elly.
Elly mengharap pandemi ini segera selesai. Sehingga pembelajaran tatap muka bisa kembali dilaksanakan.
“Kalau Kota Malang zona hijau, kami bisa tenang. Prestasi anak-anak pun bisa digali dan ditingkatkan lagi,” tutupnya.(fat/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































