Edukasi
Pengabdian Masyarakat, Bagikan Paket Bibit Pangan

KABARMALANG.COM – Kelompok PMM 2 Gelombang 5 UMM menggelar bakti sosial. Pengabdian masyarakat, dihelat di Mertojoyo sekitarnya, Minggu (06/09).
Bakti sosial berupa 50 paket bibit sawi. Beserta, polybag dan pupuk organiknya.
Kelompok pengabdian masyarakat ini terdiri dari lima orang.
Yaitu, R Mohamad Javier, Fladinish Shinta, Dessy Aurellia, dan Fadhil Ihsan. Sementara, ketuanya adalah Safrina Citra.
Safrina mengungkapkan bakti sosial bertujuan membantu sebagian masyarakat. Utamanya warga di daerah Mertojoyo yang terdampak pandemi Covid 19.
Bantuan paket bahan pangan diharap bermanfaat membantu masyarakat. “Alhamdulillah kami masih bisa berkontribusi. Juga, membantu masyarakat lain yang lebih membutuhkan,” tambahnya.
“Ini hasil produksi sayuran paguyuban kami sendiri. Sekaligus mengasah kepedulian kami terhadap sesama,”katanya.

Kelompok PMM 2 Gelombang 5 UMM
Lembaga Usaha Pangan Masyarakat Mertojoyo mengapresiasi donasi sawi ini. Karena, bibit sawi ini bermanfaat untuk kualitas pangan mereka.
RW setempat di Jalan Mertojoyo Barat 17 juga mengapresiasi. Termasuk, Ketua RT di lingkungan itu.
Masyarakat mengapresiasi bakti sosial ini. Bantuan bibit pangan jarang ada di kawasan itu. PMM 2 dinilai vital dalam membantu produksi bahan pangan.
Masyarakat bakal terus berproduksi. Serta, bahu membahu memupuk rasa peduli sesama. Juga, saling menguatkan.
Pandemi Covid-19 bukan hanya mengancam keselamatan jiwa masyarakat. Namun juga mengancam ketahanan pangan masyarakat.
Penghasilan masyarakat di sektor informal tidak hanya turun. Namun besar peluang tidak berpenghasilan sama sekali.

Masyarakat saat menerima bibit sawi dalam polybag
Masyarakat berharap sektor pertanian dan pangan tidak berhenti berproduksi. Sektor pertanian diharapkan menjadi leading sector.
Terutama, saat sektor lainnya lumpuh akibat pandemi. Peran dan kepedulian masyarakat sangat strategis mendukung ketahanan pangan.
Warga Mertojoyo mendukung pemenuhan bahan kebutuhan pokok masyarakat.
Warga berharap pemerintah merespon baik situasi ini. Agar, para petani terus memproduksi bahan pangan.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































