Pemerintahan
Tanaman Hias Ratusan Juta Dipamerkan di Mal

KABARMALANG.COM – Tanaman hias senilai ratusan juta rupiah dipamerkan dalam mal. Yakni, tanaman aroid yang sedang populer saat ini.
Contohnya, philodendrum yang dibanderol dengan harga Rp 250 juta. Ada juga anthurium wendlingeri yang harganya Rp 125 juta.
Serta, jenis monstera dan berbagai tanaman hias lainnya.
“Harganya mahal karena langka. Lalu, penghobi aroid khususnya kolektor lagi demam-demamnya,” kata Rohman Amin, pemilik tanaman mahal, di Malang Town Square, Senin (27/10).
“Tanaman ini juga populer di Singapura dan eropa. Kalau kita jualnya ke barat itunganya masih murah,” sambung Rohman.
Popularitas tanaman hias aroid di luar dugaan. Harga tanaman ini tidak terpengaruh oleh pandemi.
Bahkan tanaman tersebut semakin digandrungi.
“Semakin memperkenalkan aroid di masyarakat. Serta, ajang silaturahmi teman-teman dunia tanaman hias,” kata Prayogi, pelaksana Matos Tropical Fair.
“Acara ini sebagai pemanasan untuk acara yang lebih besar. Juga memberitahukan kepada khalayak. Bahwa tanaman hias kita sudah tembus pasar internasional,” tutupnya.(carep-05/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































