Serba Serbi
Jumat Ini, Wisata Alam Gunung Bromo Dibuka Kembali

KABARMALANG.COM– Sejak awal masa pandemi Covid-19, kawasan wisata alam gunung Bromo ditutup. Namun, sepertinya dalam waktu dekat ini , wisata alam gunung Bromo akan segera dibuka kembali.
Sebagaimana yang tersampaikan dalam konferensi pers terkait pembukaan atau reaktivasi wisata alam di Gunung Bromo dan sekitarnya. Berlangsung di Kantor Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
“Bromo ini kita tutup, kemudian kita sudah dapat pesetujuan ibu menteri, untuk dilakukan pembukaan Bromo secara bertahap. Kemudian ada edaran Pak Dirjen, tentang persyaratan-persyaratannya pembukaan. Kita sudah melakukan sosialisasi, kemudian menyusun SOP, bersama-sama pemerintah dengan pemerintah daerah empat kabupaten, terakhir kita bahas di Probolinggo,” ungkap Kepala Balai Besar TNBTS John Kennedie, dalam konferensi pers, Selasa (25/8 2020).
John menjelaskan bahwa saat itu hadir langsung Bupati Lumajang, Bupati Kabupaten Malang, kemudian perwakilan wakil dari wakil bupati Probolinggo, dengan Kabupaten Pasuruan. Para Kapolres dan para Dandim sudah sepakati untuk SOP-nya.
Setelah itu tinggal menunggu rekomendasi tertulis dari empat bupati sebagai ketua gugus tugas di kabupaten. Karena pembukaan wisata ini dari gubernur, menyerahkan kepada walikota dan bupati masing-masing daerah. Sekarang rekomendasi dari empat Bupati sudah ada untuk dibuka Bromo secara bertahap.
Besok, Balai Besar TNBTS akan melakukan simulasi rencana pembukaan wisata alam gunung Bromo.”Tadi pagi, Bromo mulai hari Jumat tanggal 28 Agustus 2020, pukul 13.00 WIB, saya nyatakan dibuka, dengan protokol kesehatan yang sangat ketat,” tegas John.
John menambahkan, pembukaan akan dilakukan secara bertahap. Begitu juga dengan jumlah pengunjung, hanya dibatasi 20 persen dari kapasitas.
“Nanti kita lihat, setiap minggu kita adakan evaluasi pembukaan Bromo ini. Begitu nanti aman tidak ada klaster baru, insyallah akan kita tambah, dari dua puluh persen menjadi tiga puluh, lalu menjadi empat puluh lalu menjadi lima puluh persen,” sambung John.
Menurut John, jalur pendakian gunung Semeru akan mengikuti untuk kembali dibuka. Rencananya, satu pekan dari pembukaan wisata alam gunung Bromo.
“Kita akan membuka juga pendakian ke semeru, karena kita masih dalam satu minggu ini melihat bagaimana pembukaan Bromo ini, kemudian kita juga akan membersihkan jalur-jalur ke pendakian ke semeru. Kita doakan tidak ada klaster baru, kalau terjadi adanya klaster baru. Dengan sangat-sangat terpaksa, Bromo ini ditutup kembali,” lanjut John.
Bagi pengunjung atau wisatawan wajib mengikuti persyaratan yang ditentukan. Yakni menunjukan surat keterangan sehat dan bebas ISPA dari puskesmas. Kemudian pembelian tiket dan pembayaran harus melalui online.
“Nantinya ada evaluasi seminggu sekali, ada tim dari taman nasional, dari pemerintah kabupaten, dan gugus tugas, sudah lengkap timnya,” pungkas John. (fat/rjs)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan3 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik





































