Connect with us

Kabar Batu

Tidak Pakai Masker, Penerima Bansos Dicoret dan KTP Disita

Diterbitkan

||

Sosialisasi Inpres Nomor 6 tahun 2020 oleh Forkopimda Kota Batu

 

KABARMALANG.COM – Walikota Batu Dewanti Rumpoko mensosialisasikan Inpres (Instruksi Presiden) No 6 tahun 2020 di Alun-alun Kota Batu.

Bude sapaan akrabnya Walikota Batu menegaskan, bahwa pihaknya melalui Satpol PP akan memberikan hukuman serius bagi masyarakat atau wisatawan yang nekat tidak memakai masker dimasa Adaptasi Kebiasan Baru (AKB).

Tak tanggung-tanggung, untuk masyarakat Kota Batu yang melanggar tidak memakai masker akan dicabut pemberian bantuan sosial dari DD (Dana Desa) dan akan diambil KTPnya termasuk untuk wisatawan.

“Apalagi untuk ASN, akan ada SP 1 sampai SP 3,” ujar Bude, Senin (24/08/2020).

Bude juga menambahkan, bahwa Pemkot Batu telah membuat perwali untuk Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Batu itu juga menjelaskan disiplin merupakan vaksin terbaik untuk mencegah persebaran virus Covid-19. Oleh sebab itu, ia berharap seluruh Satgas Inpres Nomor 6 tahun 2020 juga bisa melakukan tindakan preventif kepada masyarakat maupun wisatawan.

Sementara itu Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama menegaskan bahwa akan ada sekitar 90 personil Satgas Inpres diantaranya 30 personil dari Polri, 30 personil dari TNI, dan 30 personil dari Satpol PP sebagai leading sektornya.

“Kami akan mensupport Satpol PP secara penuh. Namun jika ada kedapatan anggota kami yang tidak memakai masker nanti akan langsung ditangani oleh Propam dan Provost,” tegasnya.

Harvi berharap dengan adanya Inpres ini maka bisa menekan penambahan angka positif di Kota Batu. (arl/fir)

Kabar Batu

Amdal Pasar Besar Batu Disosialisasikan

Diterbitkan

||

Suasana Sosialisasi Amdal Pembangunan Pasar Besar Batu (foto : Arul)

KABARMALANG.COM Pemkot Batu optimis membangun Pasar Besar Batu tahun 2021. Meskipun, DPRD sudah mendesak adanya DIPA. Yaitu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran dari kementerian terkait.

Optimisme ini dibuktikan Selasa (20/10). Pengembang sosialisasi Amdal kepada warga sekitar areal pasar.

Sosialisasi digelar di Balai Desa Oro-oro Ombo.

“Ini pembangunan besar, tentu membutuhkan amdal. Kami menampung aspirasi masyarakat. Agar nantinya bisa meminimalisir impact dari prosesnya,” ungkap Penanggung jawab PT Alam Lestari Konsultan, Edi Wiyono pada Rabu siang (21/10).

Ketua Tim Penyusun Amdal mengklaim telah menampung masukan masyarakat. Terutama, warga terdampak. Baik dari sisi limbah, getaran, dan kebisingan pembangunan.

Dia akan mengantisipasi limbah Caranya, membangun TPS serta Ipal Komunal untuk limbah cair.

Sedangkan, kebisingan getaran disiasati dengan shift. Pekerjaan konstruksi dilakukan siang hari.

Malam hari, hanya pengerjaan tanpa kebisingan.

“Ini yang menjadi kajian dalam dokumen amdal. Kemudian bisa dirumuskan rencana pengelolaan dan pemanfaatannya,” ujar Edi.

Dia menekankan, masukan masyarakat akan diteruskan ke konsultan DED. Agar diakomodir dalam rancangan bangunan pasar.

Kabid Cipta Karya DPKPP Kota Batu, Mochammad Noor sepakat. Amdal diintegrasikan dengan DED pembangunan Pasar Besar Kota Batu.

Bagaimanapun bentuk DED yang disusun, kajian amdal ini melekat.

“Jadi akan segera dipercepat seluruh prosesnya. Karena permintaan dari Kementerian PUPR. Agar bisa segera direalisasikan. Kajian amdal akan dimintakan persetujuan Wali Kota Batu,” tukasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

PKH Batu Cair, 3498 KK Terima Bantuan

Diterbitkan

||

Suasana penyerahan bantuan beras pada keluarga PKH Batu. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Program Keluarga Harapan Kota Batu akhirnya cair. Penerima PKH sejumlah 3.498 KK pun kembali bernafas lega.

Pasalnya, bantuan pemerintah pusat berupa 15 kilogram sembako. Bantuan ini dinilai penting bagi warga di tengah pandemi.

“Programnya tiga bulan dan ini yang terakhir. Agustus dan September kemarin juga sudah disalurkan,” ungkap Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Rabu siang (21/10).

Dia menambahkan, bantuan PKH disalurkan dua hari terakhir. Pendistribusian dilakukan dengan kerja sama Bulog.

Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan melakukan pendataan. Data ini, diserahkan kepada Bulog.

Penyaluran beras hari ini dilakukan di dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Batu.

“Yakni, Songgokerto, Sisir, dan Sidomulyo. Ini untuk Batu. Kalau Kecamatan Bumiaji keseluruhan, 9 kelurahan semua,” katanya.

Dia juga berharap bantuan ini membantu daya beli masyarakat. Serta, menekan angka kemiskinan di Kota Batu.

“Jadi masyarakat tinggal memikirkan untuk membeli lauknya saja,” tutup Punjul.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Kampung Bulukerto, Suguhkan Kopi Rasa Apel

Diterbitkan

||

Foto : Wisatawan Kunjungi Wisata Edukasi Kopi di Bulukerto (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COMKota Batu terkenal dengan wisata buatan. Tapi, wisata edukasi kopi menjadi alternatif baru.

Wisata edukasi ini memperkenalkan produk kopi olahan Kota Batu. Lokasi wisatanya ada di Dusun Buludendeng Desa Bulukerto Bumiaji.

Ciri khas kopinya adalah memiliki rasa apel dalam seduhannya.

“Awalnya kami ragu untuk membuat inovasi ini. Namun ketika dicoba, ternyata responnya diluar dugaan kami,” beber Oktavian Dwi Suhermanto, penggerak Kampung Kopi Bulukerto, ketika ditemui di Kampung Kopi Aroma Apel Rabu siang (21/10).

Dia mengungkapkan kopi ini tak hanya beraroma apel. Produk yang dinamai kopi Siman tersebut punya aftertaste apel.

Kepada Kabarmalang.com, Herman membeberkan rahasianya. Kopi arabika punya sifat khusus. Dia selalu menyerap aroma dilingkungan sekitarnya.

Dia sengaja menanam di bawah pohon apel. Sehingga setiap kopi yang dipanen beraroma segar buah apel.

“Kalau harga, kita mematok dengan harga normal. Rp 10 ribu untuk 100 gram kopi bubuk. Rp 40 ribu untuk 200 gramnya,” bebernya.

Sedangkan, green bean dipatok Rp 350 ribu per 5 kilogram.

Herman menjelaskan, kopi apel ditanam di lahan 10 hektar. Perkebunan dikelola Kelompok Tani Sri Makmur.

Dalam setahun, petani memanen 600 kilogram. “Alhamdulillah bisa maju sepesat ini. Varian aroma buah lain sedang kami trial,” tutupnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com