Connect with us

Ekbis

Sejarah Bagi Jasa Tirta I Raih Sertifikat ISO 37001:2016

Diterbitkan

||

Raymond Valiant Ruritan Direktur Utama PJT I menunjukkan Sertifikat ISO 37001:2016 (Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sejarah bagi Perum Jasa Tirta I meraih sertifikat ISO 37001:2016. Keberhasilan ini berkat inovasi manajemen mengimplementasikan core values BUMN yang Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (AKHLAK).

Sertifikat ISO 37001:2016 ini diberikan oleh lembaga sertifikasi TUV NORD Indonesia. Dimana, Perumda Jasa Tirta I dinilai dapat mencegah, melawan, serta menindak setiap perilaku penyuapan yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan dan negara.

“Untuk pertama kalinya, kami sebagai BUMN di bidang pengelolaan Sumber Daya Air berhasil menerima Sertifikat ISO 37001:2016. Ini merupakan sejarah tersendiri bagi kami Perum Jasa Tirta I,” ujar Raymond Valiant Ruritan Direktur Utama PJT I, Kamis (20/08/2020).

Dengan diterimanya Sertifikat ISO 37001:2016 pada Rabu, 12 Agustus 2020 kemarin, lanjut Raymond, telah menjadi parameter bahwa sistem bisnis PJT I telah mengakomodir upaya anti penyuapan, bahkan core values BUMN AKHLAK itu juga dapat dijadikan proses transformasi human capital dalam meningkatkan daya saing BUMN agar mampu bersaing di era global.

“Prinsip core values dan sertifikat ISO itu juga seturut dengan Surat Menteri BUMN Nomor S-17/S/MBU/02/2020. Dimana PJT I juga telah menetapkan langkah untuk menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP),” jelasnya.

Sebab, lanjut Raymond, dalam ISO 37001:2016 tersebut, terdapat empat aspek yang masuk dalam perolehan sertifikat Anti Penyuapan yakni tentang aktivitas penagihan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA), pengadaan barang dan jasa, dan proses penerimaan karyawan, serta pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

“Untuk itu, kami berkomitmen untuk menjadikan PJT I lebih amanah dan profesional dalam mengemban tugas yang diberikan oleh negara untuk mewujudkan pengelolaan Sumber Daya Air yang transparan dan akuntable. Tentunya, kami mengelola perusahaan secara profesional, menghindari benturan kepentingan, dan tidak menoleransi suap, dan menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas, serta berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik,” ujarnya.

Perlu diketahui, untuk mendapatkan ISO tersebut, perusahaan telah melalui sejumlah tahapan dalam proses sertifikasi. Yakni Pelatihan Awarenes, Pelatihan Dokumentasi, Gap Analysis, Pelatihan Internal Auditor ISO 37001:2016 SMAP, Audit Internal, Pre Audit oleh Lembaga Sertifikasi dan Final Audit untuk menentukan kelayakan sertifikasi. (ski/fir)

 

Advertisement HUT PDIP ke 48

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com