Connect with us

Kabar Batu

Masuki Babak Baru, Pemkot Batu Ambil Langkah Tegas Alaska

Diterbitkan

||

Wisata Alam Alaska

 

KABARMALANG.COM – Perseteruan Hippam Himpunan (Penduduk Pengguna Air) dan managemen wahana wisata alam Alaska (Alas Kasinan) yang terletak di Dusun Srebet, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu mulai jadi perhatian Pemkot Batu hingga turun tangan.

Wahana wisata Alaska tersebut resmi ditutup, karena belum mengantongi izin baik dari AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan) dan IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

“Mereka hanya memiliki PKS (Perjanjian Kerja Sama) saja. Tentu itu belum cukup karena itu adalah langkah awal,” ujar Muhammad Nur Adhim Kepala Plt Satuan Pamong Praja Kota Batu, Kamis (13/08/2020).

Ia juga mengungkapkan, bahwa pihaknya memberikan instruksi untuk menghentikan pembangunan Alaska dan aktifitasnya sampai izinnya terpenuhi.

Lebih lanjut, ketika disinggung bahwa penutupan tersebut apakah memiliki keterkaitan dengan keluhan Hippam, Adhim menegaskan, bahwa penutupan Alaska murni hanya karena pihak Alaska tidak mengantongi izin. Oleh sebab itu Adhim membeberkan bahwa tidak ada sangkut paut dengan Hippam dan konflik yang tengah terjadi.

“Fokusnya murni karena izin, karena mereka tidak punya TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata). Ini bisa menjadi bahan evaluasi dari perhutani,” jelasnya. Sedangkan untuk PKS sendiri menurutnya memiliki sifat seperti sewa tanah saja, karena berupa perjanjian pengolahan lahan.

Sementara itu, penutupan wahana wisata Alaska tersebut juga ditekankan tidak memiliki tenggat waktu, karena Satpol PP Kota Batu tidak memiliki ranah dalam hal tersebut. “Karena itu lahannya perhutani, kami tidak akan melangkah jauh dari tupoksi,” tandas Adhim. (arl/fir)

Kabar Batu

Masa Pandemi Covid-19, Bimbingan Pra Nikah Beralih ke Daring

Diterbitkan

||

Oleh

Ilustrasi menikah di Masa Pandemi

 

KABARMALANG.COM – Pelayanan bimbingan pra nikah yang biasanya berjalan dengan tatap muka kini beralih menjadi daring (online.red). Terhitung sejak Maret hingga September, ada sekitar 300 calon pengantin yang mengikuti bimbingan pra nikah online.

“Semuanya secara online baik dari pendaftaran hingga pemberian materi. Materi antara catin (calon pengantin) pria dan wanita juga berbeda,” ungkap Kepala KUA Batu, Arif Saifudin pada Minggu (27/09/2020).

Dijelaskan lebih rinci, mereka diwajibkan mengisi soal di kertas agar menghindari contekan. Selain itu pihak KUA juga berikan kultum atau ceramah dari youtube yang harus mereka resum juga.

“Materi yang diberikan sebanyak 25 soal, berisi hak dan kewajiban yang harus dijalankan dalam membangun rumah tangga,” imbuh Arif.

Hal ini dilakukan untuk memberi pemahaman makna ikatan sosial membentuk kekerabatan, sehingga meminimalisir terjadinya keretakan membina rumah tangga.

Meski begitu, pelaksanaan secara online dirasa kurang maksimal. Untuk itu dilakukan pemantapan lebih lanjut saat pengumpulan berkas. Calon pengantin yang belum paham akan diberi pembinaan lebih lanjut secara rinci. Serta meluruskan jawaban yang dirasa kurang tepat.

“Agar calon pengantin punya komitmen untuk menjaga keluarganya,” tukasnya. (arl/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

KADIN Kota Batu Bakal Launching Koperasi Untuk Masyarakat

Diterbitkan

||

Oleh

Ilustrasi UMKM Kota Batu

 

KABARMALANG.COM – KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Kota Batu akan membangun Koperasi Mikawa untuk membangun kemajuan perekonomian masyarakat di Kota Batu.

Endro Wahyu Wijoyono, Ketua Kadin Kota Batu mengatakan bahwa koperasi ini nantinya bisa membantu mengatasi permodalan bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

“Kami pastikan bunganya rendah, dan ini juga khusus untuk masyarakat Batu,” terangnya kepada Kabarmalang.com pada Jumat (25/09/2020).

Selain itu, pembetukan koperasi ini juga merupakan salah satu progres refleksi Kadin Kota Batu selama satu tahun dan sekaligus untuk peringatan Kadin Indonesia yang ke 52 tahun.

Sementara itu Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kota Batu, Suryo Widodo yang mengatakan bahwa pemetaan potensi ini dilakukan sebagai dasar penguatan ekonomi. Sehingga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi terlebih saat ini masa pandemi Covid-19.

“Kami akan membangun ekonomi Kota Batu dengan mulai memetakan dasar potensi ekonomi yang ada di setiap desa/kelurahan. Serta, kualifikasi pelaku-pelaku usaha yang ada di seluruh Batu. Targetnya sekecil apapun potensi dan unggulan ekonomi bakal kita bantu baik dari segi permodalan, pemasaran, dan pengembangan,” tuturnya.

Menurut Suryo Widodo, dengan mengetahui potensi yang ada maka Kadin bisa membantu memfasilitasi untuk pengembangannya. Termasuk juga menciptakan pelaku usaha baru yang belum ada namun berpotensi besar di wilayah tersebut.

Kadin tentu menargetkan ekonomi Kota Batu bisa segera bangkit dan terus tumbuh sehingga dampak jangka panjangnya bisa dirasakan dan mensejahterakan masyarakat. Baik dari pertanian, peluang wisata dan lainnya. (arl/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Kasus Covid-19 Al Izzah, Masyarakat Sumberejo Butuh Keterbukaan Informasi

Diterbitkan

||

Oleh

Ponpes Al Izzah Kota Batu

 

KABARMALANG.COM – Merebaknya isu tentang ratusan santri ponpes Al Izzah Internasional Boarding School membuat keresahan tersendiri bagi warga Desa Sumberejo.

Menurut Kepala Desa Sumberejo, Riyanto mengungkapkan bahwa keresahan tersebut sebetulnya hal yang sangat manusiawi karena kurangnya informasi dari pihak Dinkes Kota Batu maupun dari pihak ponpes.

“Masyarakat memang membutuhkan keterbukaan informasi, tujuannya untuk berjaga-jaga dan mawas diri,” terangnya kepada Kabarmalang.com pada Jumat siang (25/09/2020).

Riyanto juga menerangkan bahwa tidak ada maksud untuk mengasingkan atau apapun namun lebih menuju tindakan preventif yang harus dilakukan oleh warga sekitar.

Lebih jauh, Riyanto menjelaskan pihak pemerintah desa hanya mendapatkan informasi adanya 31 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Al Izzah. Informasi tersebut diakui hanya sebatas itu karena banyak munculnya pemberitaan dari beberapa media.

Tak sampai disitu saja, kepala desa tersebut juga mengakui sebelum terjadinya kasus positif Covid-19 di ponpes, terdapat 38 pekerja dari Jawa Tengah datang ke Al Izzah.

Mereka adalah para pekerja yang mengerjakan pembangunan di pondok pria. 38 orang ini laki-laki semua dan sempat menginap di Balaidesa semalam. Namun Riyanto tidak dapat memastikan apakah ada kaitannya atau tidak antara kasus Covid-19 dengan para pekerja.

“Rencananya akan kami lakukan tes cepat. Belum tahu jumlahnya karena sampai saat ini tengah kami hitung,” tukasnya. (arl/fir)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com