Connect with us

Kabar Batu

6 Bulan Berjalan, Pasar Sayur Kota Batu Masih Sepi

Published

on

IMG 20200812 134151

KABARMALANG.COM – Sepinya Pasar Sayur di Kota Batu sejak peresmian yang digelar pada bulan Februari lalu membuat beberapa pedagang mengeluh.

Pantauan, Kabarmalang.com pada Rabu (12/08) tidak nampak adanya transaksi jual beli antar pedagang dan pembeli serta banyak kios yang masih kosong dan tidak ditempati oleh pedagangnya.

“Sebagian ada yang gulung tikar, namun sebagian juga ada yang beraktifitas di rumah karena selain lahan di rumah lebih luas disini juga masih sepi,” ujar Munif Setiawan warga Sumberejo salah satu pedagang kentang, Rabu (12/08/2020).

Ia juga mengungkapkan meskipun suasana pasar masih sepi, sekitar 50 pedagang masih memilih bertahan untuk menghidupkan Pasar Sayur.

Lebih jauh, Munif mengatakan bahwa sepinya Pasar Sayur Kota Batu dikarenakan telah kalah bersaing dengan Pasar Pujon dan Pasar Karangploso. Karena banyak pelanggan yang memperhitungkan cost yang dikeluarkan jika membeli di Kota Batu.

Oleh sebab itu, hingga saat ini pedagang yang masih bertahan hanya mengandalkan pelanggan lama yang percaya pada pedagang sayur Kota Batu.

“Seminggu biasanya ada 3 pelanggan. Kalau dulu kan Pasar Sayur memang menjadi menjadi jujukan, tapi sekarang sudah tidak,” imbuhnya.

Sementara itu, ketika disinggung terkait adanya transaksi jual beli kios dari pedagang, Munif mengakui bahwa masih ada hal yang seperti itu walaupun minim jumlahnya, karena pedagang yang menjual kiosnya di Pasar Sayur Batu pindah berjualan di Pasar Karangploso.

Senada, Misnati pedagang bawang merah yang berasal dari Desa Pendem mengakui bahwa jarang sekali pembeli yang berkunjung ke pasar sayur. Ia bahkan juga mengakui dalam keadaan paling ramai, dalam satu minggu dirinya hanya mampu menjual 30 kg saja.

“Tapi kalau sepi, sehari bisa 1 – 2 kg saja yang terjual. Trimo ing pandum saja,” tuturnya. Maka dari itu pihaknya menilai 196 kios yang ada di Pasar Sayur tersebut masih banyak yang kosong karena sepinya pembeli yang datang. (arl/fir)

 

Advertisement

Terpopuler