Connect with us

Hukrim

Ngaku Bisa Gandakan Uang Triliunan, Dukun Palsu Ditangkap Polisi

Diterbitkan

||

Kapolsek Gondanglegi saat pers rilis tersangka dukun abal-abal di Mapolsek Gondanglegi, Senin (27/7/2020)

KABARMALANG.COM– Seorang dukun abal-abal asal Desa Argotirto, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Mustaqim (30) ditangkap jajaran Polsek Gondanglegi. Pasalnya, sejak bulan Mei lalu, pihaknya telah membuka praktik perdukunan dan mengaku bisa menggandakan uang hingga mencapai Rp. 7 triliun kepada korbannya di Desa Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Kapolsek Gondanglegi, Kompol Agus Siswo Hariadi mengatakan tersangka ini mengontrak rumah di kawasan Desa Putat Lor. Disana pihaknya menyiapkan berbagai macam atribut perdukunan, seperti keris, batu akik, dan tombak. “Pusaka-pusaka itu dipajang untuk meyakinkan para korbannya agar percaya atas dengan modusnya,” terang Agus saat konferensi pers di Mapolsek Gondanglegi, Senin (27/7/2020).

Namun, janji hanyalah janji, Mustaqim nyatanya tidak bisa menepati uang Rp. 7 triliun tersebut. Padahal, kepada setiap korbannya, tersangka meminta mahar sepeda motor yang baru.”Korbannya kini sudah ada 4 orang. Setiap korban diminta menyetorkan sepeda motor sebanyak 4 buah,” ujarnya.

Lantas, ketika keempat korban tersebut menagih uang yang dijanjikan, tersangka selalu berjanji minggu depan akan cair, dengan alasan ritualnya belum selesai. “Kemudian tersangka meminta mahar sepeda motor lagi, menurut tersangka hal itu atas permintaan Nyai Roro Kidul,” bebernya.

Sementara itu, menurut Agus, sepeda motor yang didapat tersangka dari korban-korbannya itu dijual kepada temannya di Sumbermanjing Wetan. Diduga, Mustaqim menjalakan praktik penipuan bermodus dukun itu tidak sendirian.

“Kemungkinan ini adalah sindikat. Termasuk pembeli motor tersangka ini saat ini statusnya adalah buron,” terang Agus. Atas perbuatannya itu, tersangka diancam dengan pasal 378 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (rjs/fir)

Hukrim

Pembunuhan di Blimbing, Tersangka Peragakan 22 Adegan

Diterbitkan

||

Oleh

Para petugas penyidik dari Polresta Malang Kota sedang melakukan rekonstruksi pembunuhan di bengkel AC

 

KABARMALANG.COM – Rekonstruksi pembunuhan di dalam bengkel AC mobil di Jl. Letjen S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Dalam reka ulang ini tersangka memperagakan 22 adegan, terdapat 4 kali pemukulan ke korban.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu melalui KBO Reskrim Iptu Rudi Hardjanto menerangkan, dalam rekonstruksi ini, sudah jelas aksi tersangka.

“Ada 22 adegan. Tersangka memperagakan dengan jelas dan gamblang melakukan kali pemukulan. Rekonstruksi ini untuk mempermudah Jaksa untuk melakukan penuntutan. Temuanya sama dengan apa yang di BAP,” terangnya di lokasi kejadian rekonstruksi di lokasi pembunuhan, Senin (28/09/2020).

Rudi menambahkan, 4 kali pemukulan itu, dilakukan di kepala korban bagian atas, ke dua di bawah kepala, pukulan ke 3 di pundak sebelah kanan. Sementara pukulan ke 4 pada bagian dada korban.

“Pada pukulan ke 3, korban jatuh dari sebelah posisi duduk menjadi terlentang. Pada saat korban jatuh itu, tersangka memukul lagi di bagian dada korban,” lanjutnya.

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, sebelumnya tersangka telah mengambil mengambil palu dan ditaruh di atas lemari kamar. Tersangka merasa dendam kepada korban yang sering mengejek tersangka. Dan di hari itu pucaknya, sehingga tersangka melakukan pembunuhan.

“Setelah dipukul beberapa kali, korban meninggal kemudian ditutup jaket milik korban. Selanjutnya, tersangka kabur. Dari analisa penyidik, pembunuhan berencana. Karena ada jeda dari awal sempai beraksinya,” pungkas Rudi.

Terkait aksi tersangka, kini tersangka terancam pasal 340 dengan ancaman hukuman bisa sampai seumur hidup atau bisa hukuman mati.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaaan Negeri Kota Malang, Anis mengaku memang diundang.

“Saya diundang untuk menyaksikan rekonstruksi. Untuk penuntutan, akan kami sampaikan pada saat penuntutan di persidangan,” terangnya.

Sebelumnya, pembunuhan terjadi di dalam bengkel AC mobil Jl. Letjen S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (03/09).

Antara pelaku Imron (18) dan korban Redi (20) adalah teman main yang satu kampung di daerah Jabung, Kabupaten Malang. Kemudian bekerja di tempat yang sama sebagai Cleaning Service. Keduanya, suka main game online. (tik/fir)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Kapolresta Malang Kota Siap Antisipasi Balap Lari Liar

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata

 

KABARMALANG.COM – Saat ini balap lari liar sedang marak terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Balap lari liar tersebut layaknya balap motor liar, yakni satu lawan satu, biasanya dilakukan dini hari/tengah malam.

Mereka beradu kecepatan dengan berlari ditengah jalan dengan banyak penonton.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi di wilayah Kota Malang, Polresta Malang Kota akan mengintensifkan patroli keamanan di semua titik.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata meminta kepada masyarakat agar segera melaporkan bila melihat kegiatan tersebut.

“Terkait antisipasi balap lari liar, infokan saja ke kami, bila ada yang melihat. Petugas akan segera datang ke lokasi dan membubarkan kegiatan tersebut,” tegas Leo sapaan akrabnya, Jumat (25/09/2020).

Polisi siap memberikan tindakan tegas kepada para pelaku balap lari liar, apalagi sampai merugikan masyarakat.

“Pastinya akan kami proses, karena apa yang dilakukan mereka, sama sekali tidak mematuhi protokol kesehatan. Apalagi ada unsur perjudian didalamnya dan menganggu masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution menambahkan jika pihaknya akan menggiatkan patroli dibeberapa titik di wilayah Kota Malang untuk antisipasi kegiatan balap liar.

Rama mengatakan walau saja di Kota Malang masih belum ditemui kegiatan serupa seperti yang terjadi di kabupaten, tetap akan dilaksanakan patroli.

Rama memberikan pesan kepada masyarakat untuk tidak ikut-ikutan kegiatan tersebut.

“Saat ini masih pandemi Covid-19. Lebih baik kita ikuti protokol kesehatan, sesuai apa yang dianjurkan pemerintah. Bila kami temukan kegiatan itu saat patroli, pasti akan kami tindak dan kami bubarkan langsung,” tegasnya. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Suket Teki Permudah Urus SKCK di Polres Malang

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat meluncurkan Suket Teki di Polres Malang, Kamis (24/9/2020). (Foto: Imron Haqiqi).

KABARMALANG.COM – Bagi masyarakat Kabupaten Malang yang ingin mengurus SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dan Surat Keterangan Kehilangan kini lebib mudah.

Pasalnya Polres Malang meluncurkan aplikasi berbasis online untuk mengurus kedua surat tersebut bernama Suket Teki.

Suket Teki merupakan akronim dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian dan Surat Keterangan Kehilangan.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan kehadiran layanan terbaru itu merupakan inisiatif dari satuan intelijen dan Keamanan Polres Malang. Tujuannya untuk memudahkan layanan masyarakat Kabupaten Malang yang berada di wilayah hukum Polres Malang.

“Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Sat Intelkam, yang berinisiatif membuat inovasi terbaru dalam pembuatan SKCK dan Surat Keterangan Kehilangan online. Nantinya, mulai hari ini dilaksanakan di jajaran Polres Malang,” kata AKBP Hendri Umar dalam apel peluncuran Suket Teki di lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Kamis (24/9/2020).

Untuk mendukung aplikasi tersebut, Polres Malang menyediakan mobil operasional untuk memberi pelayanan SKCK dan Surat Keterangan Kehilangan di suatu wilayah Kabupaten Malang.

“Misalnya hari ini di Desa Tambakrejo, Kecamatan Ampelgading mengajukan untuk membuat SKCK dan Surat Keterangan Kehilangan, maka mobil ini meluncur ke sana. Selebihnya nanti akan stand by di tempat-tempat keramaian seperti Kepanjen dan Singosari,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Malang, Iptu Muhammad Riza Rahman menjelaskan, Suket Teki bakal beroperasi setiap hari. Bahkan, Hari minggu juga akan memberikan layanan kepada masyarakat.

“Kalau Polres yang lain hanya menghadirkan layanan perpanjangan SKCK saja, Suket Teki ini kami rangkai dalam pelayanan pembuatan SKCK baru. Hari minggu kita tetap beroperasi,” singkatnya. (ron/rjs)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com