Connect with us

Kabar Batu

Kantor DP3AP2KB Ditutup, Dua ASN Terkonfirmasi Positif

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Gedung lantai tiga Among Tani Kota Batu pada Kamis (23/07/2020) terpantau disterilisasi dan disemprot oleh Tim Satgas Pencegahan Covid-19.

Terkait hal tersebut, orang nomor dua di Kota Batu Punjul Santoso mengatakan, bahwa penyemprotan cairan disinfektan tersebut merupakan salah satu upaya preventif dari Pemkot karena ada dua ASN yang terkonfirmasi positif virus covid-19.

“Informasi yang kami dapatkan, ada dua ASN yang terkonfirmasi virus Covid-19. Oleh sebab itu kantor DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) disterilisasi,” ungkap Wakil Walikota Batu tersebut.

Ia juga menambahkan, bahwa penyemprotan cairan disinfektan tidak hanya dilakukan di lantai tiga saja, namun juga dilakukan di lantai satu hingga lantai lima.

Disinggung terkait kronologi, Punjul membeberkan bahwa dua ASN tersebut tertular dari rekan ASN lain yang sebelumnya telah terkonfirmasi juga. Dengan adanya hal ini, ia menegaskan jumlah ASN yang terpapar virus Covid-19 terdapat 6 orang dan 2 diantaranya meninggal dunia.

Rincian ASN yang terpapar tersebut diantaranya satu kasus di Bagian Kesra, satu kasus bagian Kesbangpol, satu kasus bagian umum, satu kasus Dinas Perpustakaan dan dua kasus DP3AP2KB.

“Masih belum dikatakan klaster. Kami harap jangan sampai terjadi,” tandas pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Batu tersebut. (arl/fir)

Kabar Batu

Geram Jadi Incaran Maling, Pencuri Kotak Amal Dilaporkan Polisi

Diterbitkan

||

Oleh

Yono menunjukkan kotak amal yang telah dibobol pencuri

 

KABARMALANG.COM – Geram tempat ibadahnya sering disatroni maling, Warga Mushala Nurul Islam, Dusun Jeding, Kecamatan Junrejo Batu memilih melaporkan ke pihak kepolisian.

Kemarahan ini memuncak ketika pada Jumat kemarin (25/09/2020) kamera CCTV kembali menangkap pelaku pencurian kotak amal di mushala tersebut.

“Jadi saat mushala sepi. Aksinya sebentar hanya 3 menit, mencongkel dan membawa kabur uang kotak amal,” terang salah satu warga sekitar, Adi Wiyono pada Senin pagi (28/09/2020) ketika dikonfirmasi Kabarmalang.com.

Padahal, lanjut Adi Wiyono, sebelumnya mushala tersebut digunakan untuk salat Jumat. Ketika dirasa aman, pelaku langsung menggasak kotak amal. Tindak pencurian itu dilakukan saat pelaksanaan ibadah salat Jumat.

Menurut pria yang akrab disapa Yono tersebut, ia menceritakan dari rekaman CCTV, terlihat pria tersebut memarkir kendaraannya di depan mushala. Saat turun, pelaku tampak mondar mandir mengawasi situasi sekitar.

Yono menambahkan, tak membutuhkan waktu yang lama pelaku itu menguras seluruh uang di dalam kotak amal dengan cara mencongkel gembok. Pelaku masuk ke mushala sekitar pukul 11.54 WIB dan keluar pukul 11.58 WIB. Agar tak diketahui warga, pelaku kemudian menutup kaca dengan papan kayu.

Aksi pencurian kotak amal tersebut juga telah dilaporkan ke Satreskrim Polres Batu. Yono mengirimkan laporan tertulis melalui aplikasi perpesanan whatsapp.

“Kalau secara resmi belum. Tapi sudah dibalas sama Reskrim Polres Batu. Katanya mau ada olah TKP juga,” tukasnya. (arl/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Karena Pandemi, Biro Umroh Merugi Rp. 140 Triliun

Diterbitkan

||

Oleh

Suasana ibadah umroh di Mekkah (Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dimasa pandemi Covid-19 yang bergulir sejak Maret lalu ternyata cukup mencengangkan bagi biro PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh).

Pasalnya, dari 1 juta jamaah umroh yang akan diberangkatkan pada tahun 2020 hingga saat ini hanya 30 persen yang terealisasi.

“300 ribu jamaah telah rampung dan sisanya masih belum. Kalau bicara tentang kerugian, tentu bukan hal yang sedikit buat kami,” papar Mantan Ketua DPP Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia), Joko Asmoro pada Minggu siang (27/09/2020).

Joko Asmoro mengungkapkan setidaknya untuk satu jemaah setidaknya asumsi biaya minimal sekitar Rp. 20 juta dengan pemberangkatan 80 ribu jamaah perbulannya.

Kepada Kabarmalang.com, Joko menerangkan kebijakan yang diberlakukan sejak 27 Februari lalu adalah menghentikan penularan Covid-19 dan ditambah dengan dibatalkannya pelaksanaan ibadah haji khusus semakin menambah pukulan bertubi-tubi bagi biro travel haji dan umroh.

Oleh sebab itu, menurutnya moratorium itu mempersempit perolehan margin provit yang mempengaruhi arus kas perusahaan. Tak berhenti sampai disitu, Potensi kerugian biro perjalanan semakin menganga jika memperhitungkan dampak pembatalan haji sekaligus.

Dari kuota 17.500 ribu jemaah haji khusus, terdapat 7.500 calon jemaah khusus yang berada biro perjalanan di bawah naungan Amphuri. “Semoga pandemi segera berakhir dan segera bisa memulai ibadah ke tanah suci. Dan jika ada yang lunas maka akan segera berangkat ketika ada kesempatan,” imbuh Joko. (arl/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Program Swasembada Pangan, Pemkot Batu Siapkan 7 Hektar Lahan

Diterbitkan

||

Oleh

Lahan pertanian pangan non beras

 

KABARMALANG.COM – Program pemerintah pusat tentang swasembada pangan mendapatkan dukungan penuh dari Pemkot Batu melalui Dinas Pertaniannya.

Tak tanggung-tanggung, dalam dukungan tersebut pemkot menerangkan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 7 hektar yang terletak di dua tempat berbeda.

“Lahannya ada di Kelurahan Songgokerto dan Kelurahan Dadaprejo. Dalam lahan tersebut kami akan menanam tanaman pangan non beras,” papar Sekretaris Dinas Pertanian Kota Batu Hendry Suseno, Minggu siang (27/09/2020).

Hendry mengungkapkan alasan untuk menanam bahan pangan non beras dikarenakan luasan hamparan lahan padi di Kota Batu tidak seluas di Kabupaten Malang dan juga bukan menjadi daerah sentra padi.

Lebih lanjut, Hendry menambahkan tanaman yang akan ditanam diantaranya adalah umbi-umbian seperti ubi jalar dan ubi kayu ditambah dengan adanya inovasi tersebut diharapkan bisa mencukupi kebutuhan pangan di Kota Batu.

Selain itu pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu agar inovasi yang dibuat bisa lebih maksimal.

“Harapannya bisa mencukupi kebutuhan pangan di Kota Batu, sehingga tidak perlu mengambil dari luar lagi. Nanti kedepan kami juga akan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan agar bisa saling bersinergi untuk kemajuan Kota Batu,” tuturnya.

Terlebih dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini, banyak daerah maupun negara yang berlomba-lomba untuk kemandirian pangan baik untuk ketahanan pangan maupun swasembada pangan. (arl/fir)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com