Pemerintahan
Warganya Positif COVID-19, Giripurno Batu Terapkan Karantina Lokal

KABARMALANG.COM – Desa Giripurno, Kota Batu menerapkan karantina lokal dimulai 23 Mei 2020 lalu. Langkah ini demi memutus sebaran Covid-19 di wilayah desa berbatasan dengan Karangploso, Kabupaten Malang, itu.
Saat ini, sudah tiga warga Giripurno dinyatakan positif Covid-19, 3 PDP, dan 9 dinyatakan ODP. “Karantina Lokal di Desa Giripurno pada 7 RT yaitu 11, 12, 13, 39, 60, 61 dan 63 mulai tanggal 23 Mei sampai dengan 5 Juni 2020 sesuai Surat Keputusan Walikota Batu Nomor : 188.45/196/KEP/422.012/2020,” ujar Jubir Satgas Covid-19 Kota Batu M Choiri,” Rabu (27/5/2020).
Karantina lokal di Desa Giripurno mengacu pada beberapa pertimbangan Desa Giripurno yaitu adanya pertambahan kasus konfirmasi positif yang begitu cepat disebabkan transmisi lokal.
“Dalam waktu 22 hari terjadi 3 kali doubling time. Pertimbangan lainnya sudah ada kasus kematian pasien konfirmasi di Giripurno. Disamping itu Giripurno berbatasan langsung dengan Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, dimana perkembangan kasus Covid-19 Kabupaten Malang meningkat cukup signifikan, sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi untuk mencegah laju penularan dan persebaran virus Covid-19,” beber Choiri.
Pelacakan untuk mendeteksi warga Desa Giripurno terpapar virus Corona langsung dilakukan Satgas Covid-19 Kota Batu, dengan melakukan rapid test massal. Dari 174 orang menjalani tes cepat, 26 reaktif terhadap virus Corona.
“Sehingga atas dasar kondisi itulah dan untuk mencegah serta melindungi warga masyarakat dari paparan virus Corona, maka akhirnya disepakati untuk diusulkan karantina wilayah lokal Desa Giripurno,” beber Choiri.
Satgas Covid-19 Kota Batu juga melakukan rapid test terhadap para pedagang sayur di sejumlah desa. Mereka pedagang sayur yang biasa melakukan pengiriman sayur antar kota. Jumlahnya sebanyak 232 orang dengan hasil tes cepat 32 reaktif. Rinciannya, rapid test tahap awal dilakukan kepada 174 orang yang hasilnya 24 reaktif. Sementara tahap kedua kepada 58 orang dengan hasil 8 reaktif.
“Selanjutnya juga dilakukan swab test bagi pasien konfirm dan PDP serta masyarakat yg memilki kontak dengan pasien konfirmasi,” pungkas Choiri. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota per 26 Mei 2020 jumlah pasien positif sebanyak 12 orang. Rinciannya, 8 dirawat, 1 isolasi di rumah, 2 dinyatakan sembuh, dan satu orang meninggal dunia.
Peristiwa4 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa4 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara
Olahraga4 minggu yang laluManchester United Menang 4-0 atas Sabah FK di Liga Champions 2026/27
Olahraga4 minggu yang laluDewa United vs Bhayangkara FC Berakhir 2-2, Denilson Junior Jadi Penyelamat di Menit 85
Serba Serbi3 minggu yang laluCoway Indonesia Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat IBT 2026 dan CSR
Pemerintahan2 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Perlindungan Anak dari ABH dan Terorisme
Pemerintahan3 minggu yang laluDinsos Kota Malang Minta HRD Pabrik Rokok Kawal Penyaluran BLT DBHCHT 2026
Pemerintahan2 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Layanan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak






























