Connect with us

Pemerintahan

Puluhan Pedagang Pasar Besar dan Bunul Jalani Rapid Test

Diterbitkan

,

KABARMALANG.COM – Puluhan pedagang pasar tradisional di Kota Malang menjalani rapid test. Langkah sebagai upaya memutus mata rantai virus Corona di kalangan pedagang. Terutama mereka yang seringkali melakukan pengiriman barang hingga luar kota.

“Hari ini, rapid test dilakukan kepada 24 pedagang seharinya berjualan di Pasar Bunul dan 50 pedagang Pasar Besar Malang,” kata Wali Kota Malang Sutiaji, Senin (18/05/2020).

Sutiaji bersyukur dari total 74 pedagang yang menjalani rapid test yang digelar Dinas Kesehatan Kota Malang, kesemuanya non reaktif terpapar virus baru.

“Alhamdulillah, dari uji petik rapid test para pedagang di Pasal Bunul dan Pasar Besar hasilnya non reaktif,” beber Sutiaji.

Sampling rapid test kepada pedagang dikhususkan bagi mereka yang biasa melakukan pengiriman barang hingga luar kota. Karena, lanjut Sutiaji, klaster terbanyak kasus positif Corona di Kota Malang disebabkan karena transmisi lokal.

“Kita banyak kasus terjadi transmisi lokal. Seperti yang terbaru warga Pandanwangi biasa kirim barang ke luar daerah. Makanya, tadi uji petik kita fokuskan terhadap pedagang yang biasa kulakan ke luar daerah,” terang Sutiaji.

“Untuk sebaran atau penularan kepada nakes (tenaga kesehatan) alhamdulillah sudah tidak ada, begitu juga dengan orang-orang di sekitarnya. Tetapi yang baru karena transmisi lokal. Tracing massif sudah dilakukan,” sambung Wali Kota kelahiran Lamongan ini.

Sutiaji berharap, pedagang tetap waspada serta disiplin menjalankan protokol kesehatan, meskipun hasil tes cepat non reaktif. “Kepada pedagang, harus tetap waspada, dan tetap menjalankan protokol pencegahan virus COVID-19,” pungkas Sutiaji.

Data Satgas COVID-19 per 17 Mei 2020, jumlah pasien positif sebanyak 26 orang. Rinciannya, 12 orang dinyatakan sembuh, dan 14 orang menjalani perawatan.

Sementara jumlah ODR sebanyak 1.995 orang, ada penambahan 4 orang, OTG juga ada penambahan 12 menjadi 95 orang, ODP 838 orang. Rinciannya, 109 dalam pantauan dan 728 selesai masa pantauan.

Sedangkan PDP sebanyak 213 atau bertambah 1 orang dari hari sebelumnya. Rinciannya, meninggal dunia 17 orang, dalam perawatan 72 orang dan dinyatakan sehat sebanyak 125 orang.

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com