Serba Serbi
Harga Perak Hari Ini 15 Mei 2026: Sentimen Global Stabil, Perak Lokal Dibanderol Mulai Rp50.198 per Gram

KABARMALANG.COM – Harga perak murni batangan di pasar retail Indonesia diperdagangkan stabil di kisaran Rp50.198 hingga Rp127.700 per gram pada Jumat, 15 Mei 2026, mengikuti pergerakan harga spot perak dunia yang bertahan di level USD 88,27 per troy ounce.
Komoditas perak kini semakin diminati oleh para investor domestik sebagai alternatif investasi aset aman (safe-haven) pendamping emas karena modal awal yang jauh lebih terjangkau.
Berdasarkan rincian dari berbagai produsen logam mulia lokal, variasi harga eceran ini ditentukan oleh ukuran gramasi, cetakan merek.
Serta biaya manufaktur sertifikat, sementara harga beli kembali (buyback) untuk perak batangan murni dipatok mulai dari Rp46.000 per gram di tingkat distributor resmi.
Rincian Harga Perak Batangan Berdasarkan Gramasi
​Berikut adalah estimasi tabel harga pasar perak murni batangan lokal (update pertengahan Mei 2026):
Ukuran Gramasi | Estimasi Harga Kisaran (Rupiah) | Catatan Pasar |
|---|---|---|
1 Gram | 50.198 – 127.700 | Tergantung Merek & Sertifikat |
5 Gram | 459.700 | Cocok untuk Investor Pemula |
10 Gram | 827.000 – 848.000 | Paling Banyak Dicari |
100 Gram | 7.174.400 | Stok Tersedia |
500 Gram | 36.250.000 | Cetakan Resmi PT Antam |
1 Kilogram (1000g) | 67.774.000 – 70.341.000 | Pilihan Terbaik Investasi Besar |
Ketentuan Harga Jual Kembali (Buyback) & Perhiasan
​Bagi Anda yang berencana melakukan likuidasi atau menjual kembali aset perak, berikut adalah acuan harga yang berlaku:
​Buyback Perak Batangan: Salah satu produsen lokal terkemuka seperti Lotus Archi menetapkan harga buyback sebesar Rp46.000 per gram untuk kondisi fisik batangan yang mulus dan bersertifikat.
​Perhiasan Perak Bekas: Untuk kategori perhiasan perak bekas pakai (seperti cincin, kalung, atau gelang kalis), harga di platform perdagangan logam mulia berada di rentang Rp42.173 – Rp46.455 per gram (belum termasuk potongan biaya peleburan kembali).
Mengapa Berinvestasi Perak di Tahun 2026?
​Daya Serap Industri Tinggi: Selain sebagai alat pelindung nilai inflasi, perak memiliki permintaan masif dari sektor industri teknologi, komponen mobil listrik (EV), dan panel surya global.
​Rasio Emas-Perak (Gold-to-Silver Ratio): Ketika harga emas sudah menyentuh level tertinggi, perak sering kali dianggap undervalued (masih murah) sehingga memiliki potensi persentase kenaikan yang lebih tinggi di masa depan.
​Likuiditas Mudah: Perak batangan dengan sertifikat resmi sangat mudah digadaikan atau dijual kembali di toko-toko perhiasan besar maupun platform digital.
Olahraga6 hari agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Pemerintahan6 hari agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Peristiwa6 hari agoKurang dari 24 Jam, Polres Malang Ringkus Pembobol Rumah Kosong di Mangliawan Pakis
Olahraga6 hari agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Eustáquio Antar Kanada Tekuk Afrika Selatan 1-0 dan Ukir Sejarah Lolos 16 Besar
Pemerintahan2 minggu agoTunggu Restu Kemensos, Pemkot Malang Siapkan Lahan 5,4 Hektare di Arjowinangun untuk Proyek Sekolah Rakyat
Peristiwa6 hari agoRespons Cepat Call Center 110, Polres Malang Bubarkan Balap Liar di Exit Tol Pakis dan Sita Belasan Motor
Serba Serbi6 hari agoUpdate Harga Resmi iPhone 15 Series per Juni 2026: Varian Standard Mulai Rp12 Jutaan di iBox dan Digimap
Olahraga6 hari agoSingkirkan Jerman Lewat Drama Penalti 4-3, Paraguay Melaju ke Babak 16 Besar


































