Pemerintahan
Tunggu Restu Kemensos, Pemkot Malang Siapkan Lahan 5,4 Hektare di Arjowinangun untuk Proyek Sekolah Rakyat

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota Malang tengah mematangkan usulan proyek pembangunan kawasan edukasi terpadu Sekolah Rakyat (SR) di atas aset lahan milik pemerintah daerah seluas 5,4 hektare yang berlokasi di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang.
Realisasi pembangunan infrastruktur pendidikan gratis bagi masyarakat prasejahtera tersebut saat ini masih menunggu keputusan final dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI terkait penetapan lokasi untuk pengerjaan tahap (batch) berikutnya.
Langkah percepatan ini sempat mengalami penundaan administratif menyusul adanya pergeseran titik koordinat pembangunan yang semula direncanakan di kawasan Kelurahan Buring sebelum akhirnya dialihkan secara resmi ke wilayah Arjowinangun demi efisiensi tata ruang kota tanpa perlu melalui proses pembebasan lahan komersial yang berbelit.
Progres Nasional dan Mekanisme Seleksi Batch Kemensos RI
​Hingga pertengahan tahun anggaran 2026 ini, pemerintah pusat melalui Kemensos masih fokus merampungkan proyek percontohan nasional. Berikut adalah status perkembangan dan mekanisme kelanjutannya:
​Penyelesaian Proyek Tahap 1: Kemensos sedang menyelesaikan pembangunan fisik Sekolah Rakyat tahap pertama di 93 kabupaten/kota se-Indonesia.
Di sekitar wilayah regional, pembangunan di Kabupaten Malang, Blitar, dan Pasuruan kini telah menyentuh angka 40 hingga 60 persen.
​Kajian Ulang Lokasi Arjowinangun: Setelah pengerjaan tahap pertama rampung 100 persen, pihak Kemensos akan mengundang Pemkot Malang guna melakukan kajian kelayakan teknis terhadap lahan Arjowinangun yang berada di dekat kawasan tandon air daerah tersebut.
Relokasi Fasilitas Publik: Karena sebagian lahan yang diusulkan saat ini berupa lapangan sepak bola aktif, Pemkot Malang berencana melakukan skema tukar guling dengan menyiapkan lahan pengganti yang representatif bagi sarana olahraga warga lokal.
Status Pembagian Jenjang Pembelajaran dan Kuota Siswa Baru
​Sembari menunggu realisasi gedung fisik baru di Kedungkandang, aktivitas operasional akademik dan pemetaan calon peserta didik berkriteria Program Keluarga Harapan (PKH) tetap berjalan dengan rincian berikut:
Jenjang Pendidikan Sekolah Rakyat | Lokasi Fasilitas Pembelajaran Sementara | Status Kuota & Rekrutmen Calon Siswa |
|---|---|---|
Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) | Kampus Politeknik Kota Malang (Poltekom) | Belum membuka rekrutmen baru, masih menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi Kemensos. |
Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) | Kawasan Jalan Kawi, Kota Malang | Tersedia 3 Rombel (± 75 Kursi). Saat ini pendamping PKH telah mendata 130 calon siswa untuk seleksi administrasi pusat. |
“Karena lahannya murni milik Pemkot Malang, tidak ada kendala pembebasan anggaran lahan. Untuk lapangan olahraga di sana akan kami alihkan ke lahan pengganti”.
“Harapannya, keputusan resmi dari Kemensos bisa turun pertengahan tahun ini sehingga konstruksi fisik Sekolah Rakyat di Arjowinangun dapat segera dimulai sebagai solusi konkret pemutusan rantai kemiskinan lewat jalur pendidikan,” urai Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito. (adv)
Pemerintahan5 jam agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Olahraga5 jam agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Eustáquio Antar Kanada Tekuk Afrika Selatan 1-0 dan Ukir Sejarah Lolos 16 Besar
Olahraga11 menit agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Peristiwa12 jam agoRespons Cepat Call Center 110, Polres Malang Bubarkan Balap Liar di Exit Tol Pakis dan Sita Belasan Motor
Pemerintahan6 jam agoRaih Juara 1 PPA Awards 2026 Tingkat Jatim, Pemkot Malang Sukses Tekan Perkawinan Anak Lewat Inovasi RT Berkelas
Pemerintahan2 minggu agoLuncurkan Rumah PIJAR, Pemkot Malang Perkuat Pendampingan Disabilitas Mental Berbasis Keluarga


























