Connect with us

Pemerintahan

Luncurkan Rumah PIJAR, Pemkot Malang Perkuat Pendampingan Disabilitas Mental Berbasis Keluarga

Published

on

IMG 20260630 001654
Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin secara resmi meluncurkan program inovasi jaminan inklusif bernama Rumah PIJAR (Rumah Peduli Jiwa dan Rasa) di Aula Kecamatan Sukun (istimewa)

KABARMALANG.COM – Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin secara resmi meluncurkan program inovasi jaminan inklusif bernama Rumah PIJAR (Rumah Peduli Jiwa dan Rasa) di Aula Kecamatan Sukun, Kota Malang, pada Kamis, 18 Juni 2026.

Langkah taktis yang diinisiasi oleh Dinas Sosial P3AP2KB ini sengaja digulirkan melalui kegiatan Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial guna memperkuat sistem pendampingan penyandang disabilitas mental (PDM) langsung dari lingkup internal keluarga.

Intervensi dini ini diterapkan sebagai wujud nyata realisasi visi Dasa Bakti Ngalam Tahes dan Ngalam Ngopeni demi memetakan kebutuhan pemulihan medis, memberikan akses hak kesejahteraan yang merata.

Serta menghapus stigma negatif atau pengucilan sosial di tengah masyarakat perkotaan.

Misi Rumah PIJAR dan Strategi Penguatan Struktur Keluarga

​Program Rumah PIJAR menggeser paradigma penanganan kesehatan jiwa dari yang semula bersifat kuratif-reaktif (menangani saat sudah terlantar) menjadi preventif-edukatif:

​Intervensi Hulu Non-Agresif: Memperkuat mentalitas dan kapasitas keluarga agar mampu merawat anggota keluarga dengan disabilitas mental, sehingga mencegah risiko penelantaran atau perilaku agresif.

​Penghapusan Stigma “Aib”: Mengedukasi lingkungan RT/RW agar tidak menyembunyikan atau mendiskriminasi PDM, sehingga bantuan medis dan jaminan sosial dari pemerintah bisa masuk secara optimal.

​Layanan Pendampingan Total: Menggabungkan pemeriksaan kesehatan fisik secara berkala, siraman spiritual, konseling psikologis, hingga pemberdayaan fungsi sosial ekonomi keluarga.

Data Estimasi Sebaran dan Usulan Layanan Kesehatan Mental

​Guna mempermudah deteksi dini gangguan kejiwaan di tengah tingginya tekanan sosial masyarakat perkotaan, Pemkot Malang merangkum basis data dan rencana ekspansi layanan berikut:

Parameter Data & Regulasi

Capaian Statistik Aktual

Rencana Aksi Strategis Pemkot

Pasien Layanan Kejiwaan

± 3.700 Orang (Data Dinkes)

Evaluasi berkala rujukan pengobatan ke rumah sakit jiwa daerah.

Penerima Obat Lanjutan (PDM)

± 1.600 Orang (Asumsi Total PDM)

Menjadi target utama klaster penataan dan pendampingan Rumah PIJAR.

Akses Konseling Komunitas

Terpusat di Dinas Sosial

Usulan Penguatan: Menghadirkan layanan Psikolog Klinis Gratis di setiap Puskesmas se-Kota Malang.

Amanat Pimpinan Daerah: “Arah pembangunan kami tidak memilih dan memilah, seluruh masyarakat berhak merasakan sistem yang inklusif. Penanganan kesehatan jiwa ini butuh kolaborasi dinas, camat, hingga lurah”.

“Jika di lingkungan Bapak/Ibu ada warga yang membutuhkan pendampingan, jangan ditutupi, langsung laporkan kepada kami,” tegas Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, didampingi Kepala Dinsos-P3AP2KB Donny Sandito. (adv)

Advertisement

Terpopuler