Pemerintahan
Susun Rencana Masa Depan, Wali Kota Wahyu Hidayat Buka Musrenbang RKPD Kota Malang Tahun 2027

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Malang Tahun 2027 di Hotel Grand Mercure Malang Mirama pada Senin, 30 Maret 2026.
Forum strategis ini diselenggarakan sebagai ikhtiar kolektif untuk merancang arah pembangunan kota dengan melibatkan kolaborasi hexahelix guna mewujudkan visi “Malang Mbois dan Berkelas”.
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil mulai dari tingkat RW hingga kota memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Terutama dalam mendukung program strategis nasional seperti penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, serta perluasan akses pendidikan dan kesehatan yang inklusif bagi seluruh warga bumi Arema.
Inklusi Pembangunan: Data Usul Musrenbang Tematik 2027
Salah satu keunggulan perencanaan tahun ini adalah tingginya persentase usulan yang diakomodir, khususnya bagi kelompok rentan:
Kelompok Tematik | Jumlah Usulan Diakomodir | Persentase Akomodasi |
|---|---|---|
Anak | 170 Usulan | 100% |
Disabilitas | 207 Usulan | 99,52% |
Pemuda | 643 Usulan | 99,69% |
Perempuan | 292 Usulan | 98,65% |
Lansia | 97 Usulan | 97,00% |
Pokir DPRD | 3.839 Usulan | 92,17% |
Strategi “Malang Mbois Berkelas” dan Program Strategis
Wali Kota Malang menekankan bahwa RKPD 2027 akan tetap linier dengan Program Strategis Nasional (PSN) untuk memastikan integrasi pembangunan yang kuat:
Penguatan Ekonomi: Fokus pada akselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif, pengendalian inflasi, dan kemudahan perizinan melalui Koperasi Merah Putih.
Layanan Dasar: Penguatan sektor kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Infrastruktur & Hunian: Mendukung pembangunan tiga juta rumah dan perbaikan infrastruktur yang menunjang produktivitas daerah.
Aspirasi Rakyat: Total usulan musrenbang yang diakomodir naik 4,6% menjadi 55% dibandingkan RKPD tahun sebelumnya, membuktikan keterbukaan pemerintah terhadap suara masyarakat.
Komitmen Kolaborasi Hexahelix
Wahyu Hidayat menegaskan bahwa perencanaan ini bukan sekadar proses administratif, melainkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, hingga perbankan.
“Forum ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi bukan sekadar jargon. Usulan musrenbang tematik merupakan wujud perencanaan inklusi, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan Kota Malang,” tegas Wahyu Hidayat.
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























