Connect with us

Pemerintahan

Susun Rencana Masa Depan, Wali Kota Wahyu Hidayat Buka Musrenbang RKPD Kota Malang Tahun 2027

Published

on

IMG 20260419 141809
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Malang Tahun 2027 (istimewa)

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Malang Tahun 2027 di Hotel Grand Mercure Malang Mirama pada Senin, 30 Maret 2026.

Forum strategis ini diselenggarakan sebagai ikhtiar kolektif untuk merancang arah pembangunan kota dengan melibatkan kolaborasi hexahelix guna mewujudkan visi “Malang Mbois dan Berkelas”.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil mulai dari tingkat RW hingga kota memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Terutama dalam mendukung program strategis nasional seperti penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, serta perluasan akses pendidikan dan kesehatan yang inklusif bagi seluruh warga bumi Arema.

​Inklusi Pembangunan: Data Usul Musrenbang Tematik 2027

​Salah satu keunggulan perencanaan tahun ini adalah tingginya persentase usulan yang diakomodir, khususnya bagi kelompok rentan:

Kelompok Tematik

Jumlah Usulan Diakomodir

Persentase Akomodasi

Anak

170 Usulan

100%

Disabilitas

207 Usulan

99,52%

Pemuda

643 Usulan

99,69%

Perempuan

292 Usulan

98,65%

Lansia

97 Usulan

97,00%

Pokir DPRD

3.839 Usulan

92,17%

Strategi “Malang Mbois Berkelas” dan Program Strategis

​Wali Kota Malang menekankan bahwa RKPD 2027 akan tetap linier dengan Program Strategis Nasional (PSN) untuk memastikan integrasi pembangunan yang kuat:

​Penguatan Ekonomi: Fokus pada akselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif, pengendalian inflasi, dan kemudahan perizinan melalui Koperasi Merah Putih.

​Layanan Dasar: Penguatan sektor kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Infrastruktur & Hunian: Mendukung pembangunan tiga juta rumah dan perbaikan infrastruktur yang menunjang produktivitas daerah.

​Aspirasi Rakyat: Total usulan musrenbang yang diakomodir naik 4,6% menjadi 55% dibandingkan RKPD tahun sebelumnya, membuktikan keterbukaan pemerintah terhadap suara masyarakat.

​Komitmen Kolaborasi Hexahelix

​Wahyu Hidayat menegaskan bahwa perencanaan ini bukan sekadar proses administratif, melainkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, hingga perbankan.

​“Forum ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi bukan sekadar jargon. Usulan musrenbang tematik merupakan wujud perencanaan inklusi, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan Kota Malang,” tegas Wahyu Hidayat.

Advertisement
Advertisement

Terpopuler