Connect with us

Pemerintahan

Masker di Kota Batu Langka, Apa Penyebabnya

Published

on

IMG 20200306 135106

KABARMALANG.COM – Ketersediaan masker di Kota Batu mengalami kelangkaan. Penyebabnya, bukan karena adanya aksi borong oleh masyarakat. Melainkan distributor belum mengirim pesanan masker sejumlah apotik di Kota Batu.

Kelangkaan masker terungkap setelah tim gabungan Polres Batu dan Dinas Kesehatan Kota Batu melakukan pengecekan di sejumlah apotik dan puskesmas.

“Jadi ketika kami melakukan pengecekan bersama Dinkes Pemkot Batu memang menemukan stok masker kosong di dua apotik terbesar di Kota Batu,” ujar Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama disela memimpin pengecekan ketersediaan masker di Kota Batu, Jumat (06/03/2020).

Harviadhi menambahkan, keterangan dari pengelola apotik bahwa ketersediaan masker dikarenakan belum adanya pengiriman masker dari distributor yang telah dipesan sejak lama.

“Jadi ketersediaan kosong bukan karena traksaksi, melainkan belum ada pengiriman dari distributor. Baik yang berada di Malang ataupun Surabaya. Padahal apotik sudah memesan sejak lama,” imbuhnya.

Fakta berbeda, lanjut Harviadhi, ketika dilakukan pengecekan di gudang farmasi milik Dinkes Kota Batu beserta sejumlah puskesmas.

“Tetapi di gudang farmasi milik Dinkes Kota Batu untuk stok masker masih aman, begitu juga di puskesmas-puskesmas,” sambungnya.

Kapolres menegaskan, bahwa tidak ditemukan adanya kepanikan dari masyarakat terkait ancaman penyebaran Corona di Kota Batu. Situasi hingga saat ini tetap aman dan masyarakat beraktivitas seperti biasanya.

“Kita juga menegaskan, tidak ada kepanikan di tengah masyarakat atas merebaknya informasi terkait Corona. Situasi yang terjadi tetap berjalan normal seperti biasanya di wilayah hukum Polres Batu. Termasuk dugaan adanya penimbunan juga tidak ada,” tegas Harviadhi.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu Kartika Trisulandari menghimbau masyarakat untuk mengedepankan hidup sehat. Rajin cuci tangan untuk menangkal penyebar virus apapun yang bisa membahayakan kesehatan.

“Jika menemukan tanda-tanda gejala yang sekiranya mengkhawatirkan bisa langsung hubungi PSC 119 atau puskesmas terdekat,” tuturnya terpisah.

Pihaknya mengaku, ketersediaan masker di pelayanan puskesmas melimpah. Bagi masyarakat yang tengah mendapatkan penanganan tentu akan mendapatkan masker secara gratis di puskesmas tempatnya berobat.

“Masing-masing puskesmas stok masker banyak. Selain itu kami juga memiliki cadangan yang cukup. Kami menghimbau masyarakat tetap tenang terkait isu Corona,” pungkasnya. (rjs/fir)

Advertisement

Terpopuler