Connect with us

Peristiwa

Update Harga Perak Hari Ini: Antam dan Global Merosot Tajam (Senin, 9 Maret 2026)

Published

on

Harga Perak Antam Hari Ini 26 Maret 2026: Merosot Tajam 6,31% Tertekan Sentimen Global
Harga perak batangan di pasar domestik dan global terpantau mengalami penurunan signifikan pada perdagangan hari ini (istimewa)

KABARMALANG.COMHarga perak batangan di pasar domestik dan global terpantau mengalami penurunan signifikan pada perdagangan hari ini, Senin, 9 Maret 2026.

Penurunan ini dipicu oleh koreksi teknis di bursa komoditas internasional setelah harga sempat menyentuh level tertinggi pada akhir pekan lalu.

Di Indonesia, Antam dan peritel logam mulia lainnya merespons tren global ini dengan memangkas harga jual demi menyesuaikan stabilitas pasar.

Para investor kini tengah memantau pergerakan harga di kisaran USD 80 per troy ons sebagai titik acuan untuk mengambil keputusan investasi di tengah volatilitas pasar yang tinggi.

​Ringkasan Harga Perak Antam & Retail Indonesia

​Berdasarkan data terbaru dari Logam Mulia dan berbagai platform ritel, berikut rincian harga perak per gram:

​Harga Perak Antam: Rp51.100 per gram (Turun Rp2.000).

​Harga Jual Retail: Rp46.512,67 per gram.

Harga Buyback (Beli Kembali): Rp42.225,79 per gram.

​Harga Spot Global: USD 80,84 – 83,92 per troy ons.

​Daftar Harga Perak Berdasarkan Satuan (Estimasi)

​Bagi Anda yang berencana membeli dalam jumlah besar, berikut adalah estimasi harga pasar di berbagai platform:

Satuan Berat

Kisaran Harga (Rata-rata)

Keterangan

10 Gram

Rp1.095.744

Tersedia di Tokopedia/Blibli

50 Gram

Rp5.750.000

Contoh: Brand Lotus Archi

100 Gram

Cek Harga Real-time

Populer untuk investasi menengah

1 Kilogram

Rp71.650.375

Cocok untuk investasi jangka panjang

Analisis Tren: Mengapa Harga Perak Turun?

​Meskipun hari ini harga dilaporkan “merosot”, penting untuk melihat perspektif yang lebih luas:

​Koreksi Global: Di bursa COMEX, perak sempat menyentuh level terendah harian di USD 79,64.

Performa Tahunan: Walaupun turun hari ini, secara historis harga perak masih naik lebih dari 150% dalam periode 52 minggu terakhir.

​Sentimen: Investor cenderung melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan tajam pada periode sebelumnya.

Advertisement

Terpopuler