Serba Serbi
Dinsos Malang Punya Aturan Keras buat Pelaku Prostitusi: Terjaring 3 Kali, Langsung Dirujuk ke Provinsi

KABARMALANG.COM – Dinsos-P3AP2KB Kota Malang punya ‘treatment’ khusus bagi pelaku praktik prostitusi yang terjaring razia Satpol PP.
Kepala Dinsos-P3AP2KB, Donny Sandito Widoyoko, menjelaskan prosesnya di mulai dari rehabilitasi dasar selama tujuh hari kerja.
”Di sini kami lakukan asesmen dan pembinaan,” ujar Donny. Pihak Dinsos juga memanggil orang tua pelaku untuk proses lebih lanjut.

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko (istimewa)
Namun, ada aturan keras: jika seorang pelaku sudah terjaring operasi lebih dari tiga kali.
Maka Dinsos-P3AP2KB tidak segan merujuk mereka ke panti rehabilitasi tingkat provinsi.
Atau Kementerian Sosial, seperti di Kediri atau Solo.
Fakta menarik lainnya: Donny menyebut hingga saat ini, 90 persen pelaku yang tertangkap bukanlah warga asli Kota Malang, melainkan pendatang dari luar daerah.
Sinergi antara Dinsos dan Satpol PP ini di harapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat Kota Malang.
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoSitus Resmi BMKG Luncurkan Sistem Informasi Real-Time Terpadu: Antisipasi Dampak Puncak Kemarau 2026































