Connect with us

Pemerintahan

Program Cek Kesehatan Gratis di Malang

Diterbitkan

,

IMG 20250715 194813
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan rangkaian Dies Natalis UM (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia terus di gencarkan, salah satunya melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi prioritas nasional.

Hari ini, Kota Malang menjadi saksi nyata implementasi program tersebut dengan kunjungan langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno.

Serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, ke Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM).

Kegiatan CKG yang di selenggarakan oleh UM ini bukan sekadar bagian dari peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan rangkaian Dies Natalis UM.

Lebih dari itu, program ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto.

Untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, khususnya bagi anak-anak sekolah.

“Ini bagian dari komitmen besar Presiden RI untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pemeriksaan kesehatan gratis secara menyeluruh,”

“Dan hari ini, UM melaksanakannya secara nyata untuk anak-anak sekolah,” ujar Menko PMK Pratikno.

Menteri PPPA Arifah Fauzi pun turut mengapresiasi langkah UM ini.

Beliau menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menjamin pemenuhan hak anak atas kesehatan di lingkungan pendidikan.

“CKG ini adalah bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal,” jelasnya.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan.

Yang menerjunkan para dokter dan tenaga medis dalam kegiatan ini.

Program CKG ini selaras dengan inisiatif “Dasa Bakti Ngalam Sehat”, sebuah upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Rina Istarowati, mengungkapkan bahwa CKG hari ini menyasar 480 siswa dari tingkat SD hingga SMA di bawah naungan UM.

“Ada skrining awal melalui kuesioner, di lanjutkan dengan pemeriksaan antropometri,”

“Seperti tinggi badan, berat badan, tensi, tes pendengaran dan penglihatan,”

“Termasuk pemeriksaan oleh dokter umum dan dokter gigi, serta uji kebugaran,” terang Rina. (*)

 

Advertisement

Terpopuler