Pemerintahan
Peringatan Hari Anak Nasional 2025: Dorong Generasi Emas

KABARMALANG.COM – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) menjadi sorotan utama bagi komitmen pemerintah dalam membentuk generasi emas Indonesia.
Acara yang di hadiri Menko PMK Pratikno, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, serta Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhit.
Kegiatan tersebut mengangkat tema krusial: ‘Membangun Generasi Emas: Perlindungan Anak dan Penguatan Karakter di Era Digital’.
Ratusan siswa dan guru turut memadati kegiatan ini, menunjukkan antusiasme terhadap masa depan anak bangsa.
Menko PMK Pratikno menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi anak di tengah disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan.
“Kami mendorong kebijakan lintas sektor agar pemanfaatan teknologi tetap berpusat pada manusia, etis, dan berkeadilan,” ujarnya.
Pemerintah fokus pada peningkatan literasi digital, perlindungan kelompok rentan dari kekerasan berbasis teknologi, serta pelestarian budaya.
Pesannya jelas: “Mari kita lindungi anak Indonesia. Dorong mereka menjadi generasi yang cerdas dan bijak dalam berteknologi, untuk belajar, berkarya, dan berbagi.”
Secara berbeda, Menteri PPPA Arifah Fauzi menyoroti pendekatan peringatan HAN tahun ini yang merata di seluruh sekolah Indonesia.
Dengan empat kegiatan utama: senam bersama, permainan tradisional, menyanyikan lagu nasional dan daerah, serta mendongeng kisah pahlawan.
Ia menjelaskan bahwa pengenalan permainan tradisional bertujuan mengurangi kecanduan gawai, yang menurut riset, berkontribusi pada kekerasan terhadap anak, bersama pola asuh yang kurang tepat dan faktor lingkungan.
Data mencemaskan, per 14 Juli 2025, tercatat lebih dari 15.000 kasus kekerasan terhadap anak.
Kementerian PPPA berkomitmen untuk terus mendampingi dan menjangkau korban.
Rektor UM, Hariyono, menegaskan komitmen kampusnya dalam menciptakan lingkungan aman bagi anak.
“Anak adalah energi keluarga, energi bangsa. Anak adalah pemilik masa depan,” tegasnya.
Namun, ia juga mengingatkan tentang tantangan modern: renggangnya hubungan anak dan orang tua akibat dominasi digital.
“Banyak anak lebih akrab dengan gawai dan media sosial daripada keluarganya. Ini menjadi tantangan kita bersama.” (*)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoSitus Resmi BMKG Luncurkan Sistem Informasi Real-Time Terpadu: Antisipasi Dampak Puncak Kemarau 2026































