Connect with us

Pemerintahan

Sekolah Rakyat Menengah Pertama 16 Malang Resmi Dibuka

Published

on

IMG 20250715 115035
Hari pertama tahun ajaran baru 2025/2026 di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Hari pertama tahun ajaran baru 2025/2026 di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang resmi di mulai pada Senin (14/7/2025).

Berlokasi di eks Kampus Politeknik Kota Malang (Poltekom) Tlogowaru, Kedungkandang, pembukaan ini di tandai dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Yang di awali tes kesehatan dan kebugaran bagi 100 siswa perdana.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat meninjau langsung, menyatakan kebanggaannya bahwa Kota Malang termasuk dalam tahap awal (1A) program nasional Sekolah Rakyat.

Yang di inisiasi Presiden RI melalui Kementerian Sosial. “Alhamdulillah, Kota Malang termasuk wilayah yang menjalankan tahap 1A program Sekolah Rakyat,”

“Sekolah ini sudah siap sepenuhnya. Hari ini 100 siswa yang terbagi dalam empat rombongan belajar sudah melaksanakan tes kesehatan, dan secara umum mereka sehat semua,” terangnya.

Wahyu menekankan, Sekolah Rakyat adalah bentuk nyata perhatian pemerintah pusat bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Fasilitas yang di sediakan pun lengkap, mulai dari ruang belajar, asrama, hingga seluruh perlengkapan pribadi siswa.

“Semua sudah di siapkan dari pemerintah,” tambahnya.

Evaluasi rutin akan di lakukan setiap bulan untuk memastikan kebutuhan siswa terpenuhi.

Wahyu juga mendorong orang tua dan pihak sekolah untuk aktif menyampaikan masukan.

“Rata-rata tiap keluarga bersyukur, karena mungkin selama ini tidak bisa membayangkan bisa masuk ke Sekolah Rakyat,”

“Pesan bagi para siswa hanya belajar, belajar, dan belajar,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito W., menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat di Kota Malang di bagi menjadi dua jenjang.

SMP di Tlogowaru (empat rombongan belajar) dan SMA di Jalan Kawi (tiga rombongan belajar).

“Siswa yang masuk berasal dari Desil 1 dan 2, yaitu kategori miskin ekstrem dan miskin sesuai instruksi Presiden,” terang Donny.

Sebelum MPLS, seluruh siswa wajib menjalani tes kesehatan dan kebugaran sebagai syarat masuk asrama.

Jika ada siswa yang sakit, akan di rujuk ke rumah sakit terlebih dahulu. (adv)

 

Advertisement

Terpopuler