Connect with us

Pemerintahan

Siswa SMP Sekolah Rakyat Malang Berkurang, Pemkot Berupaya Penuhi Kuota

Diterbitkan

,

Kepala Dinsos P3AP2KB, Donny Sandito
Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Jumlah siswa SMP Sekolah Rakyat di Kota Malang menurun menjelang tahun ajaran baru.

Hal tersebut membuat Pemkot Malang melalui Dinsos P3AP2KB berupaya mencari tambahan peserta didik.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyatakan saat ini hanya ada 97 siswa tercatat, padahal sebelumnya sempat mencapai 104 pendaftar di bulan Mei.

Penurunan terjadi karena beberapa pendaftar mengundurkan diri.

“Kuota untuk jenjang SMP ada empat rombongan belajar, tapi jumlah siswa masih belum genap 100,” ujar Donny.

Ia menjelaskan, alasan pengunduran diri bervariasi, mulai dari orang tua yang tidak tega anak mereka tinggal di asrama.

Hingga siswa yang memilih pondok pesantren dengan beasiswa.

Meski demikian, Sekolah Rakyat akan tetap di buka pada Juli 2025.

Dinsos P3AP2KB kini menunggu surat resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos RI) untuk memulai kegiatan.

Data siswa sudah di serahkan ke Kemensos untuk perlengkapan, dan akan di lanjutkan dengan tes psikologi, kesehatan.

Serta akademik yang bertujuan untuk pemetaan kebutuhan, bukan seleksi.

Seluruh siswa berasal dari keluarga desil 1 dan 2, termasuk dari keluarga tidak mampu, yatim piatu, orang tua penyandang disabilitas, dan pekerja kasar.

Profil lengkap siswa masih menunggu SK resmi dari Kemensos. (adv/*)

 

Advertisement

Terpopuler