Pemerintahan
Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Perangi Bullying dan Kekerasan Anak Lewat Sosialisasi

KABARMALANG.COM – Dinsos-P3AP2KB Kota Malang baru saja merampungkan sosialisasi lima hari mengenai bullying dan pencegahan kekerasan anak.
Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 20 Juni 2025 di Hotel Tuwuh Kota Malang,
Hal tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko, menekankan pentingnya inisiatif ini sebagai bagian dari upaya kolektif.
“Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman, harmonis, dan bebas dari kekerasan,” ujar Donny.
Ia juga menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan implementasi dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Serta pokok-pokok pikiran DPRD Kota Malang tahun 2024.
Hal ini menunjukkan bahwa isu perlindungan anak telah menjadi perhatian utama baik eksekutif maupun legislatif di Kota Malang.
Donny, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Malang, menegaskan bahwa anak adalah anugerah dan amanah yang akan menjadi penentu masa depan bangsa.
Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat mulai dari orang tua, pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemerintah bertanggung jawab penuh.
Mirisnya, Donny menyoroti bahwa praktik bullying masih marak terjadi, baik secara fisik, verbal, maupun digital.
Lebih mengkhawatirkan lagi, mayoritas pelaku adalah orang-orang terdekat anak, seperti orang tua, anggota keluarga, bahkan teman sebaya.
“Perkembangan zaman membawa tantangan baru bagi anak dan keluarga,” jelas Donny.
“Perubahan teknologi, media sosial, tekanan akademik, hingga lingkungan sosial yang kurang kondusif seringkali memicu tindakan bullying.”
Ia menambahkan, praktik perundungan ini bisa terjadi di mana saja sekolah, rumah, tempat bermain, bahkan dunia maya.
Dampak psikologis yang di timbulkan pun sangat serius, mulai dari menurunnya kepercayaan diri, gangguan emosi, hingga depresi.
“Hal ini jelas akan menghambat tumbuh kembang mereka dan berdampak jangka panjang terhadap masa depan mereka,” tegas Donny.
“Lebih menyedihkan lagi, kebanyakan dari mereka tidak tahu harus meminta pertolongan ke mana. Ini menjadi keprihatinan kita bersama.”
Maka dari itu, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang melalui bidang perlindungan perempuan dan anak menggelar sosialisasi ini.
Dengan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait serta peserta dari perwakilan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kota Malang.
“Kami berharap keikutsertaan perwakilan ormas ini tidak hanya berhenti pada tataran sosialisasi, tetapi dapat di lanjutkan dalam bentuk nyata di tengah masyarakat,” harap Donny.
Ia menilai peran ormas sangat strategis dalam menjangkau masyarakat langsung untuk mengedukasi, membangun kesadaran.
Dan menjadi jembatan antara masyarakat dengan layanan pemerintah.
Terutama saat terjadi kekerasan terhadap anak.
“Kami juga berharap perwakilan ormas dapat menjadi mitra aktif dalam pencegahan, pelaporan, dan pendampingan korban,”
“Serta turut memperkuat sistem perlindungan anak di Kota Malang,” tutup Donny. (adv/*)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































