Connect with us

Serba Serbi

Jasad Mahasiswa Brawijaya Hilang di Pantai Watu Leter Ditemukan

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM -Dua hari proses pencarian Frans Nababan (18), di Pantai Watu Leter, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, membuahkan hasil. Mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Brawijaya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kasatpolairud Polres Malang AKP Dwiko Gunawan menyatakan, jasad korban ditemukan tim gabungan pada Jumat (20/12), sekitar pukul 21.10 Wib.

“Jaraknya 200 meter arah barat, dari titik lokasi korban dikabarkan hilang pada Kamis lalu,” terang Dwiko, Sabtu (21/12/2019).

Dwiko mengungkapkan, jenazah korban langsung dibawa ke RS dr Syaiful Anwar (RSSA) usai dievakuasi dari lokasi kejadian. Orang tua korban, dosen dan rekan-rekannya satu almamarter sejak pagi turut datang ke TKP.

“Kemarin langsung kita bawa ke RS Syaiful Anwar untuk keperluan visum. Ada ayahnya, dosen dan rekan-rekan korban di TKP pada saat korban ditemukan,” ungkap Dwiko.

Dia menambahkan, setelah proses visum di RSSA Malang. Jenazah Frans langsung dibawa menuju rumah duka yakni di Jalan MT Haryono, Bogor, Jawa Barat.

“Setelah proses di RSSA selesai, jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka,” imbuh Dwiko. (rjs/fir)

Serba Serbi

Porma FC Juarai Fun Game Sepak Bola U-9

Diterbitkan

||

Oleh

Pertandingan final, SSB Porma melawan SSB Putra Dewa

 

KABARMALANG.COM – Fun Game sepak bola usia 9 tahun digelar SSB Porma FC pada Minggu (20/09/2020) dilaksanakan di lapangan sepak bola samping pasar Madyopuro, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang.

Fun game ini diikuti 8 Tim yang dibagi menjadi 2 grup. Grup A terdiri dari SSB Porma FC, Timara, Putra Yudha, Paranane dan Grup B terdiri dari SSB Satria, Putra Dewa, Bachelor, Sinar Mas.

Jumlah kuota pemain fun game di tiap tim maksimal 12 orang. Pada saat bertanding, satu tim terdiri dari 7 pemain, termasuk penjaga gawang.

Berikut hasil lengkap penyisihan grup, Timara vs Porma FC skor akhir 0:2, Putra Yudha Vs Paranane skor akhir 3:2, Satria Vs Sinar Mas skor akhir 0:0, Bachelor Vs Putra Dewa skor akhir 1:2.

Kemudian Timara Vs Paranane skor akhir 5:3, Porma FC Vs Putra Yudha skor akhir 3:0, Sinar Mas Vs Putra Dewa skor akhir 1:2, Satria Vs Bachelor skor akhir 0:0, Porma FC Vs Paranane skor akhir 3:0, Putra Yudha Vs Timara skor akhir 2:0, Satria Vs Putra Dewa skor akhir dan Sinar Mas Vs Bachelor skor akhir 2:0.

Dari hasil penyisihan grup tersebut, diambil 2 Tim yang berhak lolos melaju ke babak selanjutnya. Yakni, juara grup dan runner up dari masing-masing grup. 4 Tim tersebut adalah Juara Grup A Porma FC dan Runner Up Putra Yudha. Untuk, Juara Grup B Putra Dewa dan Runner Up Satria.

Pertandingan Porma FC melawan Satria berakhir dengan skor 2:0, dan Putra Dewa melawan Putra Yudha berakhir dengan skor 2:0. Dengan demikian Porma FC Vs Putra Dewa melaju ke Final. Sedangkan, juara tiga diperebutkan Satria dan Putra Yudha.

Perebutan juara tiga, Satria Vs Putra Yudha skor akhir 4:0. Sedangkan partai Final antara Porma FC Vs Putra Dewa berakhir dengan skor 3:0.

Dengan hasil tersebut, Juara 1 berhasil diraih SSB Porma FC, Juara 2 diraih SSB Putra Dewa, Juara 3 diraih SSB Satria dan Juara 4 diraih SSB Putra Yudha. (ary/fir)

 

 

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Masyarakat Banjararum Keluhkan Perpustakaan Desa Tidak Berfungsi

Diterbitkan

||

Oleh

Gedung Sasana Wijaya Perpustakaan, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Sejumlah masyarakat Desa Banjararum, Kecamatan Singosari menyayangkan terhadap adanya perpustakaan setempat yang tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Padahal, sebelumnya rencana pembangunan gedung Sasana Wijaya, Jalan Mujamil Desa Banjararum, Kecamatan Singosari itu untuk perpustakaan desa.

“Tapi sampai sekarang tidak ada bukunya, justru kerap disewakan untuk acara perkawinan. Padahal, namanya Sasana Wijaya Perpustakaan,” terang salah satu warga setempat, Yayuk saat ditemui di kawasan Gedung Sasana Wijaya Perpustakaan, Sabtu (19/09/2020).

Diketahui, pengelolaan gedung dibawah tanggung jawab Desa Banjararum. Sebab, pembangunan gedung itu dialokasikan dari dana desa selama rentang waktu tahun 2016 sampai tahun 2017, sebesar Rp 95.522.000,- dan Rp 97.887.000,- di tahun 2017.

“Pembangunan perpustakaan itu pun sebelumnya juga sudah melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa alias Musrenbangdes,” ujar salah satu warga lain, Imam.

Gedung Sasana Wijaya sendiri terdiri dari dua lantai. Lantai bawah difungsikan sebagai tempat olahraga dan kegiatan lainnya. Dan perpustakaan yang tidak difungsikan ada di lantai atas.

Di ruang yang disebut perpustakaan, tidak ada satupun buku. Yang ada hanya rak-rak kosong berdebu. (haq/fir)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Bertemu Jemaah di Malang, Ini Pesan Syekh Ali Jaber

Diterbitkan

||

Foto : Syekh Ali Jaber saat menyampaikan pesan untuk jemaah

KABARMALANG.COM – Syekh Ali Jaber menyampaikan pesan agar jemaah tak terprovokasi pasca insiden penusukan yang dialaminya.

Jemaah diminta lebih memikir masa depan dan merapatkan barisan untuk membangun Indonesia.

Pesan ini disampaikan Syekh Ali Jaber saat bertemu jemaah sebelum buka bersama di restoran Baitul Maqdis Jalan Arjuno, Kota Malang, Kamis (17/9/2020), sore.

“Mohon jemaah tetap tenang, jangan terlalu mudah termakan dan mengaitkan isu manapun. Ini merupakan ujian yang diberikan Allah SWT,” ucap Syekh Ali.

Syekh Ali akan memberikan pernyataan langsung terkait insiden yang dialami pada Jumat (18/9/2020), nanti. Mulai dari perkembangan kondisinya, sampai dengan perkembangan dari penanganan oleh pihak kepolisian.

“Akan ada pernyataan langsung dari saya, pada hari Jumat melalui live youtube. Jadi mohon tenang, jangan kaitkan dengan isu apapun. Karena saya tidak punya musuh,” ungkapnya.

Syekh Ali menegaskan, jika dirinya percaya langkah kepolisian dalam menangani insiden yang dialaminya. Syekh meminta jemaah mengambil hikmah dan tak memikirkan peristiwa yang sudah terjadi itu.

“Saya percaya dengan kepolisian. Semua akan berjalan sesuai hukum yang berlaku. Yang terjadi ambil hikmahnya, mohon jangan pikirkan yang sudah terjadi. Mari kita pikirkan kedepan,” ajak Syekh Ali Jaber.

Jemaah diharapkan untuk merapatkan barisan untuk membangun Indonesia menjadi negara yang diimpikan seluruh umat manusia.

“Dengan kejadian ini, mari kita rapatkan barisan, saf untuk membangun Indonesia menjadi negara baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” harap Syekh Ali Jaber.

Pengamanan super ketat diberikan aparat kepolisian kepada Syekh Ali Jaber. Personel kepolisian bersenjata laras panjang mengawal Syekh sejak tiba di lokasi.

Nampak Forkopimda Kota Malang ikut hadir dalam acara ramah tamah, sekaligus buka puasa bersama itu. “Habis ini, kita salat magrib berjamaah, kemudian ada kultum dilanjut salat isya. Jadi buka puasanya habis isya,” kata Syekh Ali. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com