Connect with us

Hukrim

Merasa Diperlakukan Tidak Adil, DM Melalui LBH Malang 19.III Gugat Pihak Koperasi

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Merasa hak keadilannya dilanggar, DM (44) warga kota Malang ini menggugat pihak koperasi. Melalui LBH Malang 19.III, resmi mendaftarkan gugatan ke pihak koperasi di Pengadilan Negeri Kepanjen, pada Senin (2/12/2019).

Berawal dari akad kredit yang dilakukan oleh kedua belah pihak pada sekitaran Juni 2017, DM meminjam uang pada koperasi MS untuk perputaran usahanya.

Berjalannya waktu, DM mengalami penyusutan usaha dengan begitu berpengaruh kepada kemampuan bayarnya dan sempat menunggak di bulan Oktober. Atas hal tersebut pihak koperasi melakukan lelang jaminan melalui KPKNL Malang di bulan Maret 2018.

Kendati demikian, DM sudah melakukan upaya baik persuasif maupun berusaha untuk bisa memenuhi kewajibannya, bahkan ketika proses lelang telah jatuh putusan dan dimenangkan oleh tetangganya sendiri.

Melalui LBH Malang 19.III, DM melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Kepanjen. Karena merasa harga lelang yang jauh dari nilai appraisal obyek jaminan, dan selain itu juga pihak koperasi dinilai banyak melakukan Over Laping.

Sementara itu, Ike Prastiti, S.H sebagai perwakilan divisi perkara saat dihubungi KABARMALANG.COM membenarkan hal tersebut, dan melalui Teguh Prasetyo Nur W, S.H., M.H Advokat Publik LBH Malang 19.III resmi mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Kepanjen pada Senin 2 Desember.

“Kami selaku LBH Malang mendampingi klien kami DM dalam gugatan perdata. Selain merasa diperlakukan tidak adil (baca: proses lelang jaminan – red) dan juga pihak koperasi diduga banyak melakukan ilegal prosedur,” ujar alumnus FH Brawijaya.

Hal senada juga disampaikan oleh Teguh Prasetyo Nur W, S.H., M.H bahwa kasus serupa kerap kali terjadi. “Harusnya pengurus koperasi memahami betul akan tugas pokok dan fungsi koperasi sesuai dengan UU No.17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian agar hal-hal seperti ini tidak sampai terjadi,” kata Teguh.

Disampaikan juga, selain bertujuan dari anggota untuk anggota, seharusnya koperasi juga memberikan wawasan kepada masyarakat umum tentang pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Semoga dengan berjalannya persidangan nanti sampai pada keputusan benar – benar memberikan keadilan dan kepastian hukum kepada semua pihak,” imbuh Teguh. (ary/fir)

Hukrim

Pembunuhan di Blimbing, Tersangka Peragakan 22 Adegan

Diterbitkan

||

Oleh

Para petugas penyidik dari Polresta Malang Kota sedang melakukan rekonstruksi pembunuhan di bengkel AC

 

KABARMALANG.COM – Rekonstruksi pembunuhan di dalam bengkel AC mobil di Jl. Letjen S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Dalam reka ulang ini tersangka memperagakan 22 adegan, terdapat 4 kali pemukulan ke korban.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu melalui KBO Reskrim Iptu Rudi Hardjanto menerangkan, dalam rekonstruksi ini, sudah jelas aksi tersangka.

“Ada 22 adegan. Tersangka memperagakan dengan jelas dan gamblang melakukan kali pemukulan. Rekonstruksi ini untuk mempermudah Jaksa untuk melakukan penuntutan. Temuanya sama dengan apa yang di BAP,” terangnya di lokasi kejadian rekonstruksi di lokasi pembunuhan, Senin (28/09/2020).

Rudi menambahkan, 4 kali pemukulan itu, dilakukan di kepala korban bagian atas, ke dua di bawah kepala, pukulan ke 3 di pundak sebelah kanan. Sementara pukulan ke 4 pada bagian dada korban.

“Pada pukulan ke 3, korban jatuh dari sebelah posisi duduk menjadi terlentang. Pada saat korban jatuh itu, tersangka memukul lagi di bagian dada korban,” lanjutnya.

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, sebelumnya tersangka telah mengambil mengambil palu dan ditaruh di atas lemari kamar. Tersangka merasa dendam kepada korban yang sering mengejek tersangka. Dan di hari itu pucaknya, sehingga tersangka melakukan pembunuhan.

“Setelah dipukul beberapa kali, korban meninggal kemudian ditutup jaket milik korban. Selanjutnya, tersangka kabur. Dari analisa penyidik, pembunuhan berencana. Karena ada jeda dari awal sempai beraksinya,” pungkas Rudi.

Terkait aksi tersangka, kini tersangka terancam pasal 340 dengan ancaman hukuman bisa sampai seumur hidup atau bisa hukuman mati.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaaan Negeri Kota Malang, Anis mengaku memang diundang.

“Saya diundang untuk menyaksikan rekonstruksi. Untuk penuntutan, akan kami sampaikan pada saat penuntutan di persidangan,” terangnya.

Sebelumnya, pembunuhan terjadi di dalam bengkel AC mobil Jl. Letjen S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (03/09).

Antara pelaku Imron (18) dan korban Redi (20) adalah teman main yang satu kampung di daerah Jabung, Kabupaten Malang. Kemudian bekerja di tempat yang sama sebagai Cleaning Service. Keduanya, suka main game online. (tik/fir)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Kapolresta Malang Kota Siap Antisipasi Balap Lari Liar

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata

 

KABARMALANG.COM – Saat ini balap lari liar sedang marak terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Balap lari liar tersebut layaknya balap motor liar, yakni satu lawan satu, biasanya dilakukan dini hari/tengah malam.

Mereka beradu kecepatan dengan berlari ditengah jalan dengan banyak penonton.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi di wilayah Kota Malang, Polresta Malang Kota akan mengintensifkan patroli keamanan di semua titik.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata meminta kepada masyarakat agar segera melaporkan bila melihat kegiatan tersebut.

“Terkait antisipasi balap lari liar, infokan saja ke kami, bila ada yang melihat. Petugas akan segera datang ke lokasi dan membubarkan kegiatan tersebut,” tegas Leo sapaan akrabnya, Jumat (25/09/2020).

Polisi siap memberikan tindakan tegas kepada para pelaku balap lari liar, apalagi sampai merugikan masyarakat.

“Pastinya akan kami proses, karena apa yang dilakukan mereka, sama sekali tidak mematuhi protokol kesehatan. Apalagi ada unsur perjudian didalamnya dan menganggu masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution menambahkan jika pihaknya akan menggiatkan patroli dibeberapa titik di wilayah Kota Malang untuk antisipasi kegiatan balap liar.

Rama mengatakan walau saja di Kota Malang masih belum ditemui kegiatan serupa seperti yang terjadi di kabupaten, tetap akan dilaksanakan patroli.

Rama memberikan pesan kepada masyarakat untuk tidak ikut-ikutan kegiatan tersebut.

“Saat ini masih pandemi Covid-19. Lebih baik kita ikuti protokol kesehatan, sesuai apa yang dianjurkan pemerintah. Bila kami temukan kegiatan itu saat patroli, pasti akan kami tindak dan kami bubarkan langsung,” tegasnya. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Suket Teki Permudah Urus SKCK di Polres Malang

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat meluncurkan Suket Teki di Polres Malang, Kamis (24/9/2020). (Foto: Imron Haqiqi).

KABARMALANG.COM – Bagi masyarakat Kabupaten Malang yang ingin mengurus SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dan Surat Keterangan Kehilangan kini lebib mudah.

Pasalnya Polres Malang meluncurkan aplikasi berbasis online untuk mengurus kedua surat tersebut bernama Suket Teki.

Suket Teki merupakan akronim dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian dan Surat Keterangan Kehilangan.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan kehadiran layanan terbaru itu merupakan inisiatif dari satuan intelijen dan Keamanan Polres Malang. Tujuannya untuk memudahkan layanan masyarakat Kabupaten Malang yang berada di wilayah hukum Polres Malang.

“Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Sat Intelkam, yang berinisiatif membuat inovasi terbaru dalam pembuatan SKCK dan Surat Keterangan Kehilangan online. Nantinya, mulai hari ini dilaksanakan di jajaran Polres Malang,” kata AKBP Hendri Umar dalam apel peluncuran Suket Teki di lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Kamis (24/9/2020).

Untuk mendukung aplikasi tersebut, Polres Malang menyediakan mobil operasional untuk memberi pelayanan SKCK dan Surat Keterangan Kehilangan di suatu wilayah Kabupaten Malang.

“Misalnya hari ini di Desa Tambakrejo, Kecamatan Ampelgading mengajukan untuk membuat SKCK dan Surat Keterangan Kehilangan, maka mobil ini meluncur ke sana. Selebihnya nanti akan stand by di tempat-tempat keramaian seperti Kepanjen dan Singosari,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Malang, Iptu Muhammad Riza Rahman menjelaskan, Suket Teki bakal beroperasi setiap hari. Bahkan, Hari minggu juga akan memberikan layanan kepada masyarakat.

“Kalau Polres yang lain hanya menghadirkan layanan perpanjangan SKCK saja, Suket Teki ini kami rangkai dalam pelayanan pembuatan SKCK baru. Hari minggu kita tetap beroperasi,” singkatnya. (ron/rjs)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com