Peristiwa
Bikin Keracunan, BPOM Tarik Latiao

KABARMALANG.COM – BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) baru-baru ini menarik peredaran produk latiao asal China di Indonesia karena ditemukan adanya kontaminasi bakteri Bacillus Cereus.
Dari hasil pengujian laboratorium, ada empat jenis produk latiao yang positif mengandung bakteri berbahaya yang menyebabkan gejala keracunan berupa sakit perut, pusing, mual, dan muntah.
Keempat produk tersebut yakni Luvmi Hot Spicy Latiao, C&J Candy Joy Latiao, KK Boy Latiao, dan Lianggui Latiao.
Latiao diduga menjadi penyebab kejadian luar biasa keracunan pangan (KLB KP) di tujuh wilayah di Indonesia, di antaranya di Lampung, Sukabumi, Wonosobo, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Pamekasan, dan Riau.
Saat ini BPOM telah mengamankan sekitar 76.420 latiao dan memusnahkan 49 latiao yang disita karena kedaluwarsa dan yang tidak memiliki izin edar.
BPOM juga mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, untuk tidak mengonsumsi latiao sampai ada jaminan keamanan dari pihak berwenang.(*)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Olahraga4 minggu yang laluTumbangkan Persija 2-1 di Bali, Persib Bandung Amankan Tiket Final Piala Presiden 2026



































