Connect with us

Serba Serbi

AFK Kota Malang Gelar Liga Futsal, Jaring Atlet Porprov 2025

Diterbitkan

,

IMG 20240505 215818 scaled
Asosiasi Futsal Kota (AFK) Malang tengah mempersiapkan diri menjelas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur dengan menggelar liga futsal

 

KABARMALANG.COM – Menjaring atlet futsal di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2025 mendatang.

Asosiasi Futsal Kota (AFK) Malang tengah mempersiapkan diri menjelas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur dengan menggelar liga futsal.

“Bergulirnya liga futsal, kita manfaatkan untuk menjaring atlet yang akan bertanding di Porprov,” ujar Ketua AFP Malang, Rizal Ghoniem, Minggu (5/5/2024).

Bergulirnya liga tersebut, menurut Rizal, merupakan arahan dari AFP Jatim. Hal itu menjadi salah satu yang di harapkan untuk menjaring atlet (futsal) di Kota Malang.

Pada Porprov tahun 2025 mendatang, Rizal berharap bisa mendapatkan medali. Baik untuk kategori putra maupun putri.

“Target sendiri, kan futsal (di Porprov) belum ada medali. Target emas untuk putra putri,” ucap Rizal.

Untuk meraih target tersebut, selain menggulirkan liga, dirinya juga akan melakukan pembenahan pada struktur organisasi.

“Tujuannya, agar bisa berlanjut pada terwujudnya tim yang baik,” jelasnya.

“Itu tanggung jawab kita, keyakinan kita, saya sudah bentuk struktur dengan organisasi yang baik maka akan tercipta tim yang baik,” sambung Rizal.

Terkait akan di gelarnya liga futsal di Kota Malang tersebut mendapat apresiasi Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Timur, Arif Anton Sudjarwo.

Pembenahan struktur organisasi, kata Arif, di perlukan untuk dapat mendulang prestasi.

“Kebanyakan di Jawa Timur, yang menjadi fokus adalah tentang kompetisi,” katanya.

“Padahal dalam kompetisi ada beberapa hal lain yang harus di perhatikan,” Arif melanjutkan.

Seperti macth commisioner, manajemen kompetisi, pembinaam wasit dan juga pembinaan pemain.

Menurut Arif, tanpa ada pembinaan yang mumpuni dari dalam organisasi, hasilnya malah akan menjadi asal-asalan.

“Tanpa ada pembinaan, pasti keluarnya asal-asalan. Tapi kalau di benahi semua keluarnya pasti akan baik,” ujarnya.

“Pelatih dan pemain bisa memahami aturan. Baik secara kompetisi, aturan dan permainan,” pungkas Arif. (tik/fir)

 

Advertisement

Terpopuler