Connect with us

Serba Serbi

Jannaka Foundation adakan Kegiatan Rekreasi hingga Charity

Diterbitkan

,

IMG 20221003 163139
Jannaka Foundation memberikan bantuan berupa partisipasi pembebasan lahan makam desa dan pembangunan jalan berupa paving jalan menuju makam Desa Pakisaji. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Malang adalah daerah yang penuh dengan keindahan alam. Oleh sebab itu, Jannaka Foundation sebagai sebuah lembaga social entreprise yang lahir dan tumbuh di Malang Raya seringkali mengadakan kegiatan baik yang bersifat pemberdayaan maupun bersifat charity.

Berbagai, kegiatan unik dan kreatif di lakukan oleh lembaga tersebut.

Salah satunya adalah kegiatan bersifat rekreasi sekaligus charity. Rangkaian kegiatan tersebut di lakukan mulai hari Minggu hingga Senin, 2-3 Oktober berlokasi di Malang Raya.

Kegiatan rekreasi dan charity itu, di mulai dari kawasan timur Kabupaten Malang, yaitu Desa Benjor Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

Bersama, komunitas motor trail Ngecomos yang di pimpin oleh Kepala Desa Benjor Imam Munir.

Kegiatan tersebut di mulai dengan menikmati keindahan alam Malang Raya wilayah timur mulai dari kawasan Tumpang, Poncokusumo, Gubuk Klakah, Ngadas, berlanjut ke Kawasan Wisata Bromo hingga kembai lagi ke Desa Benjor.

Rino Lande, sebagai pendiri Jannaka Foundation mengatakan bahwa ia memiliki visi pemberdayaan baik bersifat education, training maupun murni charity.

komunitas motor trail Ngecomos yang dipimpin oleh Kepala Desa Benjor Imam Munir.

Komunitas motor trail Ngecomos yang dipimpin oleh Kepala Desa Benjor Imam Munir. (foto istimewa)

Kegiatan itu, semata-mata sebagai upaya pemberdayaan Malang Raya yang mememiliki potensi Sumber Daya Manusia (SDM) hingga Sumber Daya Alam (SDA) yang luar biasa.

Bentuk pemberdayaan, ataupun pendekatannya bisa bermacam-macam, salah satunya adalah seperti kegiatan rekreasi dan charity ini.

“Sebagai bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai pengusaha, melalui kegiatan yang di lakukan oleh Jannaka Foundation visinya tetap pemberdayaan masyarakat Malang Raya, teknisnya bisa bermacam-macam,” ucapnya.

“Salah satunya, adalah kegiatan yang kita lakukan hari ini, setelah melihat keindahan alam Malang Raya, kita membuat aksi charity, yaitu berupa donasi kepada masyarakat yang kurang beruntung di daerah Tumpang ini,” sambung Rino Lande.

Seperti di ketahui, Jannaka Foundation setelah melakukan kegiatan rekreasi berupa susur alam menggunakan motor trail, pada malam harinya melakukan kegiatan charity, berupa pemberian santunan kepada yatim piatu dan para ibu-ibu janda yang sudah di tinggal suami mereka.

Kegiatan santunan tersebut, di lakukan di depan Balai Desa Benjor Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Munir selaku Kepala Desa Benjor mengungkapkan rasa terimakasih atas kegiatan rekreasi maupun charity yang di lakukan Jannaka Foundation yang di adakan di desanya.

“Saya berterimakasih, sekali atas kegiatan yang laksanakan oleh Jannaka Foundation sekaligus kepada Pak Rino Lande sebagai pribadi di desa Benjor ini,” ujarnya.

“Semoga, masyarakat bisa terbantu dan potensi wisata Desa Benjor bisa semakin terkenal,” ungkap Imam Munir.

Dalam rangkaian kegiatan rekreasi dan charity ini tidak berhenti di desa Benjor Kecamatan Tumpang saja, namun pagi harinya, Senin 3 Oktober berlanjut ke Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan charity di Desa Pakisaji tersebut Jannaka Foundation memberikan bantuan berupa partisipasi pembebasan lahan makam desa dan pembangunan jalan berupa paving jalan menuju makam Desa Pakisaji.

Rino Lande mengatakan, yang di beri perhatian oleh Jannaka Foundation, selain masyarakat Malang Raya yang masih beraktivitas di dunia, juga kepada para pendahulu kita yang sudah “beristirahat” di alam kubur.

Jannaka Foundation berpartisipasi dalam pembebasan lahan makam desa, juga memberi fasilitas berupa paving jalan menuju makam.

Tujuannya adalah, agar ketersediaan lahan makam semakin mencukupi dan juga agar para peziarah menuju makam semakin mudah untuk berziarah atau mendoakan para leluhur mereka di area makam Desa Pakisaji.

“Jika ada warga yang meninggal dunia, para keluarga yang tengah berduka tidak khawatir tentang ketersediaan lahan makam, dan juga akses menuju makam agar lebih gampang,” pungkas Rino Lande dalam kesempatan tersebut. (*/fir)

 

Advertisement

Terpopuler