Connect with us

Kabar Batu

Wali Kota Dewanti Sidak ke Lokasi Pembangunan Pasar Induk Kota Batu

Diterbitkan

,

Wali Kota Dewanti Sidak ke Lokasi Pembangunan Pasar Induk Kota Batu
Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko meninjau dan melihat kondisi di lokasi pembangunan Pasar Besar Kota Batu. (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko meninjau dan melihat kondisi di lokasi pembangunan Pasar Besar Kota Batu.

Dia akan sering turun agar terus mendapatkan gambaran dan masukan dari banyak ahli.

Dengan begitu, saat pasar di bangun, tidak ada hal yang terlanjur dan tidak bisa di perbaiki.

“Ada beberapa hal yang perlu kami beri masukan agar pedagang bisa berjualan dengan nyaman dengan pasar baru, tapi juga berdagang dengan laris. Semua dapat rejeki secara adil dan merata,” ujar Dewanti.

Terkait progres dan percepatan pembangunan pasar, Dewanti mengatakan bahwa bulan Desember sudah harus tinggal finishing.

“Kalau bisa awal-awal 2023 sudah bisa di tempati. Harus sudah ada pengundian dalam waktu dekat, dengan begitu para pedagang bisa langsung pindah saat Pasar Induk sudah jadi,” harap Dewanti.

Pasar Besar Kota Batu mulai di bangun pada Februari 2022 dan di targetkan selesai pada pertengahan 2023.

Saat peninjauan ini di laksanakan, pembangunan sudah berjalan 220 hari dari 509 hari kontrak kerja.

Pasar Besar Kota Batu di bangun di atas lahan seluas 39.548 m2 dengan total luas bangunan 35.077 m2.

Pasar ini di bangun setinggi tiga lantai dengan pembagian lantai 1 sebagai zona basah, lantai 2 sebagai zona kering dan lantai 3 sebagai zona makanan dan kuliner.

Jumlah kios Pasar Besar Kota Batu sebanyak 1.733 unit dan total los 1.033 unit.

Pasar ini di kerjakan oleh kontraktor PT Sasmito dengan anggaran Rp152,721 miliar.

Pembangunan Pasar Besar Kota Batu ini, di harapkan dapat menampung 3.306 pedagang dari pasar lama yang sebelumnya hanya dapat menampung 2.210 pedagang.

Kemudian di tambah dengan para pedagang yang berjualan di luar bangunan pasar yang lama.

Pasar yang baru ini di harapkan dapat meningkatkan omzet para pedagang hingga 5% sesuai dengan target pertumbuhan ekonomi nasional. (tik/fir)

 

Advertisement Gempur Rokok Ilegal Bea Cukai Malang
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih