Serba Serbi
Pengukuhan Ketua Umum KORMI Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko

KABARMALANG.COM – Pengukuhan Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko masa jabatan periode 2022-2026.
KORMI ini, kata Sofyan Edi Jarwoko belum pernah menggelar Forda (Festival Olahraga Rekreasi Daerah) atau Pekan Olah Raga Nasional (Pornas) di Kota Malang.
“Pengurus siap menggelar Forda,” ujar Bung Edi sapaan akrab Sofyan Edi Jarwoko kepada Sabtu (23/7/2022).
Forda nanti akan mempertandingkan 51 cabang olahraga (cabor), lanjut Bung Edi seperti gowes, air softgun, memancing, olahraga tradisional, dan sebagainya.
Bung Edi masih menunggu keputusan dari Gubernur Jatim, terkait Kota Malang sebagai tuan rumah Forda 2023.
Ia mengajak pengurus dan stakeholder untuk bersiap menjadi tuan rumah yang baik. Kota Malang memiliki potensi untuk cabor rekreasi.
Masyarakat bisa mengunakan fasilitas umum, kata Bung Edi, atau ruang publik di Kota Malang untuk latihan.
“Tugas kami adalah menumbuh kembangkan olahraga hiburan, rekreasi, hobi dan tradisional,” ucapnya. (tik/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































