Connect with us

Peristiwa

Diduga Kelelahan, Seorang Pesepeda Meninggal Saat Gowes

Published

on

Diduga Kelelahan, Seorang Pesepeda Meninggal Saat Gowes
Di duga kelelahan seorang pria terjatuh kemudian meninggal dunia saat bersepeda di Sukolilo Jabung. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Di duga kelelahan seorang pria terjatuh kemudian meninggal dunia saat bersepeda di Sukolilo Jabung, Kabupaten Malang.

Informasi yang di dapat dari saksi M Yasin (54) warga setempat mengatakan saat itu korban sedang mengayuh sepeda tiba-tiba terjatuh di pinggir Jalan Raya Gandon, di depan toko bangunan.

“Tiba-tiba korban terjatuh dari sepeda gunungnya dan saat itu saya mendekat untuk menolongnya ternyata sudah meninggal dunia,” ujar Yasin.

Saat itu korban, kata Yasin, sedang mengayuh sepeda gunungnya tiba tiba terjatuh pinggir Jalan Raya Gandon di depan Toko Bangunan.

“Kemudian warga mengangkat jenazah korban, di tepikan di teras toko bangunan milik pak Imam dan melaporkan ke Polsek Jabung,” terangnya.

Sementara itu Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat melalui Kapolsek Jabung AKP Kusmindar, mengatakan identitas korban asal Kediri.

Itu berdasarkan dari KTP korban, kata Kusmindar, nama Slamet (55) warga Perum Bumi Asri Blok Kelas. Kaliombo Kecamatan Kota, Kotamadya Kediri.

“Namun korban punya rumah di Perum Bumi Mondoroko Blok GJ No. 104 Singosari, Kabupaten Malang,” ujar AKP Kusmindar, Sabtu (23/7).

Jenasah korban di evakuasi oleh petugas Polsek di bantu warga sekitar, lanjut Kusmindar, kemudian di bawa ke Puskesmas Jabung untuk di mintakan visum luar.

“Penyebab korban meninggal di duga kelelahan atau mengalami serangan jantung pada saat melakukan olahraga bersepeda,” tambahnya.

Karena tidak di temukan tanda kekerasan dan kejanggalan lain, pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan otopsi.

Dari pihak keluarga kata Kusmindar, membuat surat peryataan menolak otopsi dan di tanda tangani. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah.

“Berdasarkan keterangan keluarga korban, kalau korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan jantung serta rutin menjalani pemeriksaan ke dokter,” pungkas Kusmindar. (cdm/fir)

 

Advertisement

Terpopuler