Connect with us

Hukrim

Cerita Dibalik Terbunuhnya Pria di Ladang Tebu Gondanglegi

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Ada cerita dibalik terbunuhnya Misnan (35), pria yang ditemukan tewas di ladang tebu, kemarin siang. Dia ternyata pelaku pemerasan yang tengah memalak remaja pria sebelum kejadian. Korban melawan hingga menusukan sebilah pisau ke arah dada Misnan.

Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, Satreskrim Polres Malang berhasil mengindentifikasi komplotan Misnan. Sebelumnya, petugas mengendus adanya pasangan muda-mudi yang berada di lokasi, malam sebelum Misnan ditemukan tewas.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengungkapkan, Misnan (korban) terungkap sebagai pelaku pemerasan, dia beraksi bersama empat orang rekannya, Minggu (9/9/2019), malam. Bersama rekannya berinisial AM, Misnan kemudian menghampiri ZL (17), yang tengah bersama teman perempuannya. Kepada pelajar itu, Misnan dan AM meminta barang berharga keduanya secara paksa.

“Korban (ZL) menolak, tetapi pelaku terus memaksa. Dan ZL berniat memberikan Hp beserta uang yang dimiliki. Ketika akan mengambilnya di jok motor, ZL menemukan pisau bekas prakarya di sekolahnya. Pisau itu kemudian diambil, saat terjadi perselisihan, ZL langsung menusukannya ke dada Misnan,” beber Yade kepada wartawan, Selasa (10/9/2019).

Fakta tersebut, terungkap saat petugas intensif meminta keterangan ZL, dan AM beserta sejumlah saksi. Selain membekuk AM di rumahnya, petugas juga mengamankan seorang pria yang berstatus kakak kandung AM. Dia diduga bagian dari komplotan Misnan selama beraksi.

“Satu lagi masih buron, tetapi identitasnya sudah kami miliki. Kami juga menerima empat LP (laporan polisi) atas kasus pemerasan yang dilakukan Misnan dan ketiga tersangka lain,” ulas Yade. Kapolres menambahkan, dalam kasus ini ada dua perkara yang ditangani. Pertama, perkara begal (pemerasan) yang melibatkan korban bersama tiga orang temannya.

“Satu kasus lagi, adalah dugaan penganiayaan dengan pelaku ZL yang masih berstatus pelajar. Kita terus dalami, untuk ketetapan hukum bagi pelaku, kita serahkan kepada pengadilan nanti,” tutur Yade.  Para pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Malang. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya mereka juga akan dijebloskan sel tahanan. (fir/rjs)

Advertisement
Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement HUT PDIP ke 48

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com