Connect with us

Hukrim

Sindikat Narkotika di Kota Malang, Diungkap Polisi

Diterbitkan

,

KABARMALANG.COM – Sindikat narkotika biasanya menjadikan Kota Malang sebagai pasar, dibongkar polisi. Belasan tersangka ditangkap, bersama barang bukti sabu-sabu, ganja dan ratusan ribu pil doubel L. Sindikat ini, bekerja atas perintah salah satu narapidana di Lapas Madiun.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengatakan, pengungkapan berdasarkan laporan dari masyarakat, terkait peredaran narkotika di Kota Malang.

Setidaknya, ada 22 kasus yang ditangani dalam kurun waktu 28 Agustus sampai dengan 9 September 2019. Untuk barang bukti sabu yang diamankan seberat 156, 23 gram, ganja kering 49,63 gram, ekstasi 13 butir, dan pil doubel L sebanyak 195.638 butir.

“Ada 22 kasus yang kita tangani bersama Polsek jajaran mulai 28 Agustus sampai 9 September. Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat,” ujar Dony saat press rilis di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (9/9/2019).

Dony menjelaskan, bahwa para tersangka, khusus bandar dan pengedar pil koplo yang ditangkap, memang telah memiliki pasar di Kota Malang.

Rata-rata konsumen adalah masyarakat yang berusia 20 sampai 35 tahun. Pil dijual dalam bentuk paket, dengan harga Rp 700 ribu untuk 1000 butir pil doubel L.

“Bandar berinisial D ini, mendapatkan komisi sebesar Rp 3 juta, untuk 100 butir penjualan pil doubel L. Pil dijual dalam bentuk paket seharga Rp 700 ribu dengan jumlah 1000 butir pil doubel L,” terang mantan Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ini.

Dony menegaskan, Polres Malang Kota tengah serius memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pengungkapan kasus diatas, sebagai bentuk komitmen menyelamatkan generasi bangsa, dari bahaya narkoba.

“Dengan pengungkapan kasus ini, kita telah menyelamatkan 2 ribu generasi muda dari bahaya narkoba. Perang terhadap narkoba akan terus kita lakukan, kami harapkan adanya peran aktif masyarakat,” harapnya. (fir/rfs)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Demi Napsu Birahi, Pemuda Asal Gondanglegi Bobol Dua Alfamart

Diterbitkan

,

Demi Napsu Birahi, Pemuda Asal Gondanglegi Bobol Dua Alfamart
Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Hendro Triwahyono saat rilis kasus pembobolan dua Alfamart (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – HS, 27, asal Gondanglegi Kabupaten Malang nekat mencuri demi napsu birahi. HS dua kali membobol toko Alfamart di Kota Malang.

Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Hendro Triwahyono membenarkan. HS membobol Alfamart Sukun dan Alfamart Hamid Rusdi.

“Pertama, pada hari Sabtu (6/3) sekitar pukul 01.30 WIB di Alfamart Jalan S Supriadi Sukun Kota Malang,” ujar Hendro, di Mapolresta Malang Kota, Jumat (16/4).

Dari Alfamart Sukun, tersangka mengambil satu buah HP merk Samsung, lalu 37 bungkus rokok, 18 buah coklat, dan 1 buah rexona.

Seminggu berikutnya pada (12/3), HS menyasar Alfamart di Jalan Hamid Rusdi, Bunulrejo, Blimbing Kota Malang.

“Di Alfamart Hamid Rusdi, tersangka berhasil mencuri uang sebesar Rp. 34.061.000,” katanya.

Hendro menjelaskan modus yang HS pakai untuk membobol kedua Alfamart tersebut. Yakni dengan menaiki genteng Alfamart.

“Ketika toko sudah tutup, tersangka dengan menggunakan alat bantu kursi, berpegangan besi yang berada di atas toko Alfamart kemudian tersangka naik ke genteng,” bebernya.

Selanjutnya tersangka membongkar genteng menggunakan obeng. Lalu masuk dan menjebol plafon Alfamart.

“Kemudian tersangka turun ke dalam toko Alfamart dan mengambil barang-barang yang ada di dalam toko. Lalu tersangka keluar toko melalui jalan yang sama ketika tersangka masuk,” ungkapnya.

Lebih lanjut, handphone hasil curian tersangka pergunakan sendiri, dan uang tunai tersangka pakai untuk mencukupi kebutuhannya.

“Tersangka juga pakai uang curian dari toko Alfamart untuk membeli barang. Berupa jam tangan, korek api berbentuk pistol, kalung, gelang mainan, tas, dan kaos,” tambahnya.

Tersangka juga menggunakan uang haram tersebut demi napsu birahi. Dia menyewa PSK beberapa kali di daerah Tretes hingga uangnya habis.

Setelah polisi mendapat laporan dari para korban, yaitu pengelola Alfamart, Polresta Malang Kota berupaya menelusuri tersangka.

Akhirnya polisi mampu menangkap tersangka, pada Senin (5/4). “Kami berhasil menangkap HS di pinggir Jalan Diponegoro, Gondanglegi, Kabupaten Malang sekira pukul 03.15 WIB,” jelasnya.

Kabar Lainnya : Bahrul Magfiroh Dan Alfamart Beri Ambulans Untuk PWI Lewat Pemkab.

Atas perbuatannya, HS melanggar pasal 363 KUHP yakni perkara pencurian dengan pemberatan. Tersangka terancam hukuman penjara maksimal 7 tahun.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Polresta Malang Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru Selama 14 Hari

Diterbitkan

,

Polresta Malang Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru Selama 14 Hari
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COMPolresta Malang Kota gelar Operasi Keselamatan Semeru 2021, selama dua pekan. Operasi terlaksana mulai tanggal 12 hingga 25 April 2021.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata membenarkan. Dalam operasi kali ini, kepolisian mengedepankan fungsi lalu lintas.

“Kita (polisi) mengedepankan preventif dan preemtif. Tetapi nanti apabila ada potensi pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan kecelakaan, maka kita akan penegakan hukum,” ujar Leonardus kepada wartawan di Mapolresta Malang Kota, Senin (12/4).

Kepolisian menurunkan 75 personel dalam operasi kali ini. Polisi juga tetap akan melakukan penilangan.

“Iya itu selektif prioritas ataupun ultimum remidium ya. Jadi sudah saya sampaikan sekali lagi, bahwa kita lebih mengedepankan preventif dan preemtif,” jelasnya.

Kabar Lainnya : Polisi akan Gelar Perkara Kasus Proyek RSI Unisma.

Polresta Malang Kota pun siap gelar operasi untuk mengawal kebijakan pemerintah pusat yang melarang adanya mudik lebaran tahun 2021.

“Pak Kapolda Jatim pernah menyampaikan ada 7 titik utamanya. Nanti ada juga larangan operasi bagi moda-moda transportasi,” terangnya.

“Tetapi kita (Polresta Malang Kota) tetap mengantisipasi khususnya yang melewati jalan darat yang memasuki wilayah Kota Malang,” ringkasnya.

Kabar Lainnya : Pemda Provinsi Pastikan Keselamatan 13 Warga Jabar yang Jalani Observasi di Natuna.

Leonardus mengatakan nantinya juga akan ada operasi pembatasan transportasi karena larangan mudik 2021.

“Iya, karena memang kan ada larangan. Jadi otomatis moda transportasi tidak operasional kan pada saat pelaksanaan,” akhirnya.(fat/yds)

 

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Operasi Pekat Polres Malang Ungkap 1896 Kasus, Bekuk 1998 Tersangka

Diterbitkan

,

Operasi Pekat Polres Malang Ungkap 1896 Kasus, Bekuk 1998 Tersangka
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Bara’langi saat konferensi pers hasil operasi Pekat Semeru 2021. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COMPolres Malang beserta Polsek jajarannya berhasil mengungkap 1.896 kasus selama 10 hari, yakni mulai 22 Maret hingga 2 April 2021 dalam program operasi Pekat Semeru 2021.

Dari ribuan kasus itu, Polres Malang menangkap 1.998 tersangka, dan 199 di antaranya sudah masuk bui.

“Sedangkan 457 tersangka masuk kasus pidana ringan, dan 291 menjalani pembinaan, di antaranya karena bawah umur,” ungkap Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dalam rilis Operasi Pekat di markas Polres Malang, Kamis (8/4).

Kabar Lainnya : Amankan 44 Unit Kendaraan, Polres Malang Kota Ungkap Jaringan Curanmor.

Kasus yang berhasil terungkap dalam operasi itu mayoritas adalah kasus premanisme. Jumlahnya mencapai 1.016 kasus.

“Tersangka yang kami amankan dalam kasus itu (premanisme) yaitu sebanyak 1057 tersangka,” tuturnya.

Kabar Lainnya : Walikota Sutiaji Rapatkan Jajaran Untuk Kendalikan Virus Covid-19.

Sedangkan kasus yang lain yakni judi, minuman keras, prostitusi, pornografi, dan narkoba.

“Ratusan barang bukti berhasil kami aman dalam semua kasus ini, seperti kartu remi, sajam, minuman keras, alat perangkat dingdong, serta narkoba jenis sabu dan pil double L,” ringkasnya.

Kabar Lainnya : Vaksinasi Covid-19 Kota Batu Masih Belum Pasti Maret.

Hendri mengklaim, jumlah kasus yang berhasil terungkap dalam operasi pekat itu menduduki peringkat kedua terbanyak setelah Polrestabes Surabaya.

“Atas dasar ini, kami (Polres Malang) mengucapkan terimakasih kepada jajaran Satreskrim, Satreskoba, dan Polsek Jajaran Polres Malang,” akhirnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com