Serba Serbi
Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Berlubang di Kota Malang Ditambal Warga

KABARMALANG.COM – Jalan berlubang di Jalan Simpang Sulfat Utara di tambal warga. Terkait hal ini Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang, Ahmad Wanedi mengatakan Dinas PUPR Kota Malang kurang fokus.
“Kalau di daerah sini (sulfat) ini jalannya kecil. Jadi bahaya kalau tidak kami tambal,” ujar Dion salah satu warga yang berada di lokasi, Sabtu (9/4/2022).
Warga menambal jalan berlubang tersebut, kata Dion, untuk menghindari terjadinya kecelakaan.
“Bahkan sebelum di tambal, warga sudah memberi tanda, agar pemerintah itu bisa melek dengan kondisi jalan di sini,” pungkasnya.
Ahmad Wanedi, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang menyampaikan bahwa terkait permasalahan jalan berlubang ini Dinas PUPR Kota Malang kurang fokus.
“Pemerintah kota Malang melalui PUPR memang kurang fokus dalam menangani jalan berlubang,” ujarnya, Sabtu (9/4/2022).
Meskipun karena ke terbatasan anggaran, menurut Wanedi, apapun alasannya jalan berlubang itukan memang rutin di gunakan sehari-hari.
“Terkait anggaran menurut kami tiap tahun PUPR Kota Malang menganggarkan yaa, saya bilang barang kali memang harus di fokuskan,” kata Wanedi.
“Swadaya atau melalui CSR kan sangat bisa dan sangat mungkin, hanya masalah komunikasi,” lanjutnya kepada Kabarmalang.com

Jalan berlubang di Simpang Sulfat Utara hari ini, Sabtu (9/4/2022) sudah di tambal warga.
Politisi PDI Perjuangan ini juga mengatakan barang kali mutu dan kualitasnya aspal jalan yang kurang baik.
Wanedi berharap PUPR Kota Malang itu serius dalam hal menangani jalan berlubang, karena selalu dan selalu di musim hujan tiba, mesti jalan berlubang bertambah banyak.
“Jalan berlubang itu dampak dari di drainase yang airnya meluber, beberapa waktu yang lalu saya termasuk yang meminta peta drainase di Kota Malang,” ucapnya.
Sementara itu Diah Ayu Kusuma Dewi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota mengatakan terkait jalan berlubang sudah masuk dalam pendataan kami.
“Sudah masuk dalam pendataan kami.
Mohon maaf, karena anggaran pemeliharaan insidentil sudah habis,” ujarnya, Sabtu (9/4/2022) melalui whatsaapnya.
Maka sebagaimana perintah dari pak wali kemarin, lanjut Diah, akan kami ajukan permohonan pada pak wali.
“Nanti akan di bahas oleh TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) sebagaimana mekanisme dalam aturan,” kata Diah. (carep01/fir)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoSitus Resmi BMKG Luncurkan Sistem Informasi Real-Time Terpadu: Antisipasi Dampak Puncak Kemarau 2026





































